TERDAMPAK MUSIM DAN CUACA – Produksi Ketela Diprediksi Turun

MERAPI-ISTIMEWA Ilustrasi: panen ketela pohon.
MERAPI-ANTARA
Ilustrasi: panen ketela pohon.

WONOSARI (MERAPI) – Panen ketela pohon di sejumlah kecamatan di Kabupaten Gunungkidul diprediksi turun drastis dibanding hasil musim psnen tahun yang lalu. Banyak faktor yang menyebabkan produksi hasil panen turun.Diantaranya faktor hujan tidak mendukung dan sejumlah desa akibat serangan kera ekor panjang.

“Curah hujan terbanyak pada awal musim dan menjadi penyebab menurunnya priduksi hasil panen,” kata Prapto Suwito (65) petani Desa Semugih Kecamatan Rongkop, Gunungkidul Senin (9/7).

Keyakinan akan adanya penurunan produksi panen berawal dari realitas hasil panen sejumlah warga yang dilakukan lebih awal dari ketentuan. Tahun lalu salah satu ladangnya yang berada di Dusun Bendorubuh, Semugih memperoleh 4 kuintal. Tapi panen tahun ini hanya memperoleh sekitar 2 kuintal gaplek kering panen.

Hal senada juga terjadi di ladang milik Ny Ranti (45) warga Desa Semugih yang salah satu ladangnya tahun lalu menghasilkan 5 kuintal gaplek, tahun ini hanya mendapat 2,7 kuintal gaplek kering panen. “Penurunannya ada sekitar 50 an persen,” imbuhnya.

Hasil tanaman ketela pohon budidaya petani saat ini tidak seprti tahun lalu saat curah hujannya normal di awal hingga akhir musim. Saat ini umbi singkong hanya kecil-kecil dan pertumbuhan pohonnya juga tidak standar akibat kurang air. Tahun ini hasil panen ketela pohon memang jauh dari yang diharapkan. Beruntung sebagian petani banyak yang memanfaatkan curah hujan pada akhir musim kemarau dengan menanam palawija. Meskupun hasilnya juga tidak sebaik musim penghujan tetapi mereja tetap bisa panen.

Terpisah, Hardjo Suwiti (70) petani Desa Purwodadi, Tepus menyatakan penurunan produksi ketela juga disebabkan adanya serangan kera ekor panjang. Tiap bidang lahan ketela pohon antara 10-20 persen rusak akibat terserang kera ekor panjang. Bahkan ada sejumlah petani yang tidak bisa.menikmati hasil panen.”Selain Desa Purwodadi ada sejumlah kecamatan yang merugi akibat tanaman ketela miliknya diserang kera ekor panjang,” terangnya. (Pur)

Read previous post:
PERIKSA KESEHATAN HEWAN KURBAN – DPPKP Bantul Libatkan FKH UGM

BANTUL (MERAPI) - Guna memeriksa kesehatan hewan jelang Idul Adha 1439 Hijriah, - Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPPKP)

Close