DITUDUH TIDURI ISTRI TEMAN-Babak Belur Dihajar Cambuk

WONOSARI (MERAPI) – Niat baik Bagus Prasetyo (22) warga Kecamatan Playen Gunungkidul untuk membantu merawat ayah temannya Bst (23) warga Desa Ngawu, Kecamatan Playen yang tengah menderita sakit berbuah pilu. Bagus justru menjadi korban penganiayaan temannya sendiri Selasa (19/6) pagi.

Korban dituduh meniduri istri Bst. Tanpa melakukan konfirmasi kebenarannya, Bagus Prasetyo langsung dihajar. Bst secara bertubi-tubi memukul korban dengan tangan kosong, bahkan mencambuk korban.

Atas kejadian itu korban menyatakan tidak terima dan membawa kasus ini ke Polres Gunungkidul, Polda DIY.
“Terlapor sudah kami tangkap dan kini ditahan di Mapolres Gunungkidul,” kata Kanit Reskrim Polres Playen Aiptu Suryanto, Selasa (19/6).

Informasi di lokasi kejadian menyatakan, peristiwa tersebut terjadi di rumah terlapor Bst di Desa Ngawu Kecamatan Playen Gunungkidul. Sebelumnya, korban Bagus warga tetangga desa dengan terlapor menumpang bermalam di rumah terlapor dengan tujuan untuk membantu merawat ayah tersangka yang sudah lama menderita sakit stroke.

Pagi hari setelah bangun tidur, terlapor marah-marah dan langsung menghampiri korban yang saat itu masih terlelap dengan menuduh korban akan meniduri istrinya. “Diduga tersulut api cemburu terlapor kalap dan menganiaya korban hingga babak belur,” imbuhnya.

Dari pengakuan korban, tuduhan terlapor meniduri istrinya sama sekali tidak benar dan disanggahnya. Saat istri terlapor akan masuk kamar dengan tidak sengaja kaki korban menyenggol bagian tubuh istri terlapor. Dari kejadian itu diduga memicu terlapor menaruh rasa cemburu dan dengan kalap menganiaya korban hingga berdarah.

Berkali-kali terlapor melayangkan pukulan ke arah tubuh korban. Bahkan dengan menggunakan cambuk terlapor melakukan pemukulan hingga memar di bagian tubuh korban. Korban yang merintih kesakitan tidak digubris terlapor. “Beruntung keributan tersebut diketahui warga sekitar dan berhasil melerainya dan membawa korban ke RSUD Wonosari,” terangnya. (Pur)

Read previous post:
PKL Liar Manfaatkan Libur Lebaran

GONDOMANAN (MERAPI) - Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) kedapatan berjualan di kawasan Titik Nol Kilometer tepatnya di pedestrian di barat

Close