21 Warga Pleret Terjangkit Cikungunya

MERAPI-YUSRON MUSTAQIM
dr Sri Wahyu Joko Santosa

BANTUL (MERAPI) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul akan melakukan fogging untuk menekan penyebaran cikungunya. Pasalnya hingga kini puluhan warga di wilayah Kapanewon Pleret terserang cikungunya.

“Nanti kami akan melakukan fogging untuk menekan penyebaran cikungunya,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bantul, dr Sri Wahyu Joko Santosa kepada wartawan, Jumat (16/4).

Diakui, penanganan pertama cikungunya saat ini telah ditangani Puskesmas Pleret. Setidaknya ada dua pedukuhan yakni Dusun Brajan Kalurahan Wonokromo dan Dusun Gunungan Kalurahan Pleret yang kedua wilayah berada di Kapanewon Pleret.

Selain pihak puskesmas, penanganan cikungunya juga dibantu klinik dokter swasta. Diharapkan dengan keterlibatan pihak pemerintah dan swasta dapat menanggulangi cikungunya.

Sementara Kepala Puskesmas Pleret, dr Erni Rochmawati menyatakan, di Brajan sendiri tercatat 19 terserang chikungunya. Sementara di Gunungan tercatat 2 kasus warga terkena cikungunya.

Meski dinyatakan positif terinfeksi cikungunya, 21 pasien sampai saat ini masih menjalani rawat jalan. Hal itu dikarenakan kondisi para pasien tidak parah sehingga tidak perlu menjalani rawat inap di puskesmas maupun rumah sakit. (Usa)

Read previous post:
MENUJU WBK DAN WBBM – Kanwil Dukung Rutan Bangun Zona Integritas

BANTUL (MERAPI) -Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) DIY, Budi Argap Situngkir mendukung Rumah Tahanan Negara (Rutan)

Close