Laporan Dugaan Korupsi, Bupati Minta DPPKBPMD Kooperatif

Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Terkait adanya laporan dugaan korupsi di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPPKBPMD) Bantul, Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih meminta pihak-pihak yang diundang dalam klarifikasinya untuk bersikap kooperatif.
“Kami meminta kepada siapa saja ketika ada undangan atau panggilan datang saja dan berikan klarifikasi. Kalau yakin tidak salah tidak perlu takut,” ujar Abdul Halim Muslih kepada wartawan, Jumat (16/4).

Sebagai orang nomer satu di Bantul, Halim belum mengetahui apa saja klarifikasi yang diminta kejaksaan kepada DPPKBPMD. Untuk itu pihaknya meminta dinas terkait untuk menjelaskan secara rinci terkait masalah yang dilaporkan. Kalau laporan dugaan korupsi tidak benar, katakan saja tidak benar dan jangan ditutup-tutupi.

Karena laporan sebuah tindak pidana belum tentu terlapor atau pihak yang dilaporkan bersalah. Sehingga selama dalam tahap penelusuran atau penyelidikan semua pihak harus menghormati asas praduga tak bersalah.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bantul Suwandi SH menyatakan, pihaknya telah melakukan klarifikasi atas adanya laporan dugaan korupsi di DPPKBPMD Bantul. Hingga kini pemeriksaan dilakukan tim Intel Kejari Bantul untuk melakukan penyelidikan baik mengumpulkan data maupun klarifikasi.

Meski begitu, kejaksaan sampai saat ini belum bersedia menjelaskan secara rinci perihal dugaan korupsi yang sedang ditangani. Pihaknya telah menggunakan satu pejabat dinas tersebut untuk menjelaskan persoalan yang dilaporkan.
“Sebelumnya memang ada laporan dari masyarakat terkait penyelewengan dana. Sampai saat ini tim Intel Kejari Bantul masih mengumpulkan data yang selanjutnya akan kami olah. Apakah nanti ada unsur perbuatan pidana serta kerugian negara atau tidak,” jelas Suwandi SH.

Secara terpisah, Kepala DPPKBPMD Bantul, Sri Nuryanti menyatakan, pihaknya membantah terjadi penyelewengan dana di dinas yang dipimpinnya. Bahkan sampai saat ini belum ada pemeriksaan secara resmi karena baru sebatas undangan klarifikasi.
Bahkan surat laporan yang masuk ke Kejari Bantul berupa surat kaleng. Karena ternyata pihak pelapor dan nama yang dilaporkan tidak masuk dalam struktur instansi DPPKBPMD Bantul. (Usa)

Read previous post:
ilustrasi
Ditemukan Mayat di Margoyoso

PATI (MERAPI) - Warga Margoyoso Pati dikejutkan dengan penemuan mayat, Jumat (16/4). Kondisi mayat sudah membusuk. Diperkirakan korban, Muhadi (60)

Close