Dari 17 Kasus Narkoba, 18 Tersangka Diamankan

18 tersangka diamankan petugas Satresnarkoba Polres Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Sebanyak 18 tersangka dari 17 kasus penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang diamankan ke Mapolres Bantul. Para tersangka tersebut diamankan Satresnarkoba Polres Bantul selama kurun waktu Februari 2021.

“Dari 17 kasus dengan 18 tersangka tercatat 1 tersangka seorang wanita,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Bantul, AKP Archye Nevada SIK didampingi Kasubbag Humas Iptu Sumaryata dalam konferensi pers di lobi Mapolres Bantul, Rabu (3/3).

Dijelaskan, dari total 18 tersangka yang diamankan terdiri dari 1 tersangka terlibat kasus narkotika, 5 tersangka kasus psikotoprika dan 12 tersangka kasus obat daftar G.

Dari tangan para tersangka petugas mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 0,52 gram, ganja seberat 0,38 gram, psikotropika 102 butir dan obat daftar G sebanyak 1.733 butir.

Atas perbuatan tersebut, para tersangka narkotik dijerat pasal asal 112 ayat (1) dan atau pasal 111 ayat (1) UU Narkotika dengan ancaman paling singkat 4 tahun penjara dan paling lama 12 tahun penjara dengan denda maksimal Rp 8 miliar.

Untuk tersangka psikotropika dijerat pasal 62 UU Psikotropika dengan ancaman paling lama 5 tahun penjara dengan denda maksimal Rp 100 juta serta tersangka obat daftar G dijerat pasal 196 UU Kesehatan dengan ancaman hukuman pidana 10 tahun dan denda Rp 1 miliar.

Dari terungkapnya kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, Satresnarkoba Polres Bantul berharap dapat meminimalisir peredaran Narkoba di Kabupaten Bantul.

“Dengan keberhasilan pengungkapan kasus ini, kami harapkan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Bantul dapat dikurangi, atau bahkan dapat dihentikan. Kepada masyarakat kami mengimbau jangan sampai terjerumus dalam kasus penyalahgunaan narkotika karena yang dirugikan tidak hanya diri sendiri tetapi orang lain,” tegasnya. (Usa)

Read previous post:
UMBY Gelar Webinar Akselerasi Pembangunan Desa

SLEMAN (MERAPI) - Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menggelar webinar nasional bertema Akselerasi Pembangunan Desa Melalui Impelementasi Kampus Merdeka dengan

Close