FPRB Siap Bentuk Satgas Relawan Covid-19 Tingkat Dusun

MERAPI-YUSRON MUSTAQIM
Ketua FPRB Bantul, Waljito (2 dari kanan) menyerah bantuan masker dan hand sanitizer kepada lurah Timbulharjo

SEWON (MERAPI) – Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Bantul, Waljito SH akan membentuk Satgas Relawan Covid-19 di tingkat dusun di seluruh wilayah Kabupaten Bantul. Hal ini dilakukan sebagai upaya dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sekaligus sebagai garda depan dalam pemakaman jenazah Covid-19.

“Kami akan membentuk Satgas Relawan Covid-19 di dusun agar relawan FPRB tangguh terhadap penanganan Covid-19 dan mampu melaksanakan kubur cepat jenazah Covid-19,” ujar Waljito SH disela-sela Pengukuhan dan Pelatihan Pengurus FPRB Timbulharjo di Kantor Kalurahan Timbulharjo Kapanewon Sewon Bantul, Selasa (26/1).

Setelah pengukuhan dilanjutkan pelatihan pemakaman cepat jenazah Covid-19. Karena pemakaman jenazah Covid-19 sampai saat ini lumayan banyak sehingga tak mungkin semua ditangani Satpol PP maupun petugas BPBD. Sehingga dengan adanya Satgas Relawan Covid-19 Dusun maka bila ada jenazah Covid-19 dapat ditangani sendiri.

Seperti diketahui sebelumnya, di Kalurahan Timbulharjo sendiri tidak memiliki relawan FPRB. Namun setelah melihat potensi relawan yang cukup banyak maka dibentuklah FPRB. “Potensi relawan yang luar biasa dan dapat bersinergi dalam penanganan kebencanaan dapat dilaksanakan secara optimal,” tegas Waljito.

Sementara Lurah Timbulharjo, Anif Arkham Haibar SPd menambahkan, selama ini dalam penanganan masalah kebencanaan termasuk Covid-19 ditangani oleh perangkat desa. Sehingga setelah dilakukan pengukuhan maka semua masalah kebencanaan akan dihadle FPRB.

Dalam kesempatan tersebut, setidaknya ada 35 personil FPRB Timbulharjo dikukuhkan sekaligus mengikuti pelatihan pemakaman jenazah Covid-19. Keberadaan FPRB Timbulharjo diharapkan dapat memutus penyebaran Covid-19 karena di wilayah kalurahan masuk zona merah. Sehingga FPRB dapat mengatasi penyebaran dan bisa menolong warga yang membutuhkan.

“Dimasa pandemi Covid-19 FPRB harus bekerja all out untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan. Karena peran serta FPRB dibutuhkan masyarakat sehingga kami support,” tegas Anif. (Usa)

Read previous post:
Warga Dusun Benyo Bangun Langgar Cipto Wening

PAJANGAN (MERAPI) - Warga Padukuhan Benyo, Kalurahan Sendangsari, Pajangan, belum lama ini membangun dan merenovasi omah ngaji atau Langgar Cipto

Close