PERINGATAN HARI GURU: Dispora Nyatakan Tak Ada Kampanye

MERAPI-YUSRON MUSTAQIM
Komisi A DPRD Bantul saat berdialog dengan penyelenggara pemilu maupun dengan Dispora Bantul

BANTUL (MERAPI) – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bantul menyatakan tak ada kampanye dalam peringatan hari guru sekaligus HUT PGRI pada 25 November lalu. Sehingga keberadaan guru hingga saat ini bersih dan tidak terkontaminasi dengan politik pilkada.

“Dalam peringatan hari guru sekaligus HUT PGRI kemarin sama sekali tidak ada ajang kampanye mencari dukungan. Meskipun dalam zoom meeting Ketua PGRI Bantul sebagaai salah satu yang mencalonkan dalam pilkada tetapi semuanya berjalan landai-landai saja,” ucap Kepala Dispora Bantul, Drs Isdarmoko MPd disela-sela berdialog dengan Komisi A di Kantor DPRD Bantul, Kamis (26/11).

Sehingga Dispora Bantul setelah menerima surat terkait imbauan netralitas ASN termasuk guru langsung disampaikan ke semua sekolah di Bantul. “Kami terima surat pada 24 November selanjutnya sore hari langsung kami kirim ke sekolah-sekolah,” imbuh Isdarmoko menjelang.

Sementara menanggapi adanya tudingan banner dengan foto Ketua PGRI Bantul, Drs H Totok Sudarto MPd yang mencalonkan diri sebagai wakil bupati berpasangan dengan Drs H Suharsono, Isdarmoko menyatakan tidak ada kampanye terselubung. Banner yang dipasang dan beredar itu murni ucapan Totok Sudarto sebagai Ketua PGRI bukan atas nama calon wakil bupati.
“Itu hanya ucapan hari guru. Hal itu wajar-wajar saja dan bukan alat untuk kampanye,” teganya.

Disebutkan, di Bantul saat ini ada 10 organisasi profesi guru salah satunya PGRI. Hari guru yang diperingati setiap tanggal 25 November tesebut mengambil momen ulang tahun PGRI. Meski sebagai organisasi guru tetapi PGRI berdiri sendiri bukan dibawah Dikpora Bantul. (Usa)

Read previous post:
800 Guru dan PTT Terima Insentif

WONOSARI (MERAPI) - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memberikan insentif kepada 800 guru dan pegawai tidak tetap (PTT) dalam upaya meningkatkan kesejahteraan

Close