Curah Hujan Naik 40 Persen, Bencana Hidrometeorologi Diprediksi Meningkat

MERAPI-YUSRON MUSTAQIM
Pjs Bupati, BPBD Bantul dan pejabat Forkopimda saat melakukan rapat persiapan menghadapi bencana

BANTUL (MERAPI) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang mulai terjadi saat musim hujan. Pasalnya pada akhir 2020 sampai awal 2021 curah hujan diprediksi naik mencapai 40 persen.
“Musim hujan tahun ini mulai terjadi rutin pada Minggu ketiga bulan November 2020. Bahkan curah hujan akan naik sekitar 20 sampai 40 persen dari tahun-tahun berikutnya,” ujar Kepala BPBD Bantul, Drs Dwi Daryanto MSi disela-sela rapat Forkopimda menghadapi Bencana Hidrometeorologi di Gedung Parasamya Bantul, Senin (26/10).

Bahkan, selain curah hujan tinggi, pada tahun ini akan diperparah dengan adanya dampak La Nina yang berada di Samudera Pasifik. Untuk itu BPBD Bantul telah mempersiapkan segala kebutuhan dalam menghadapi ancaman bencana tersebut.

Untuk itu, BPBD Kabupaten Bantul telah menyiapkan 1 pos induk, 20 pos siaga bencana di setiap desa dan 5 pos pemadam kebakaran. Bahkan pihaknya akan memaksimalkan tugas 75 FPRB Desa di Kabupaten Bantul. Untuk itu pihaknya mengharapkan semua daerah mempersiapkan sedini mungkin bila terjadi bencana.
Untuk daerah rawan bencana yang menjadi perhatian BPBD Bantul seperti Piyungan, Dlingo, Imogiri, Pleret, Pundong dan Srandakan. Bahkan dengan melihat prediksi tersebut, La Nina tahun ini diprediksi akan lebih hebat dibanding yang terjadi pada 2017.

Sementara Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Bantul, Budi Wibowo SH MM mengajak semua pihak yang berkaitan dengan kebencanaan untuk ikut mempersiapkannya diri. Karena dengan kesiapan lebih dini akan memperkecil dampak atau kerugian yang mungkin terjadi.
“Setalah mengetahui adanya potensi tersebut kami melakukan rapat koordinasi. Kami berharap potensi bencana tidak terjadi.Tetapi kalaupun terjadi dapatnya dapat diminimalisir,” tegas Budi Wibowo. (Usa)

Read previous post:
Ada Ngayogjazz?

TAHUN 2020 merupakan kali keempat belas perayaan tahunan Ngayogjazz digelar. Selama tiga belas tahun penyelenggaraan Ngayogjazz, banyak hal yang sudah

Close