Bawaslu Kembali Tertibkan 386 APK Paslon

MERAPI-YUSRON MUSTAQIM
Petugas Bawaslu dibantu Satpol PP Bantul menertibkan APK selanjutnya diangkut ke truk.

BANTUL (MERAPI) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bantul kembali melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) pasangan calon bupati dan wakil bupati disejumlah titik di Kabupaten Bantul, Rabu (21/10). Penertiban dilakukan setelah pemasangan APK tidak sesuai ketentuan dan dinilai telah melakukan pelanggaran.
“Kami terpaksa mencopot APK yang kedapatan melakukan pelanggaran dalam pemasangan,” ujar Ketua Bawaslu Bantul, Harlina kepada wartawan usai melakukan razia dan pencopotan APK.

Disebutkan, dalam pencopotan APK oleh Bawaslu Bantul untuk ketiga kalinya ini didapatkan ada sebabnya 386 APK yang telah melanggar. Pelanggaran dalam pemasangan terjadi seperti dipasang di pohon, tiang listrik, traffic light sampai di fasilitas umum.
Untuk itu, petugas Bawaslu Bantul dibantu petugas Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum maupun petugas trantib melakukan pencopotan APK seperti baliho, rontek dan bendara yang tersebar di 6 kecamatan yakni Sanden, Kretek, Imogiri, Bantul, Sewon dan Kasihan.

Semua APK yang telah diamankan Bawaslu tak boleh diambil kecuali bendera. “Tetapi bendera sendiri dapat diambil setelah tahapan pilkada selesai dilakukan,” lanjut Harlina menjelaskan.
Dengan dilakukan penertiban ketiga kalinya tersebut diharapkan paslon maupun tim sukses tidak kembali melakukan pelanggaran dalam pemasaran APK. Karena penertiban yang dilakukan Bawaslu bukan suatu prestasi kinerja tetapi kesadaran paslon dan tim sukses masih rendah.

“Kami berharap kerjasamanya paslon maupun tim sukses jangan sampai melakukan pelanggaran. Kalaupun ada pelanggaran, dalam penertiban selanjutnya kami harapan dilakukan paslon maupun tim sukses,” tegas Harlina. (Usa)

Read previous post:
Kartun Jurukunci, Kamis (22/10/2020)

Close