FPRB Canangkan Desa Tangguh Covid-19

MERAPI-YUSRON MUSTAQIM
FPRB Kabupaten Bantul siap mencanangkan Desta Covid diseluruh desa di Kabupaten Bantul

SEWON (MERAPI) – Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Bantul mulai mencanangkan Desa Tangguh (Desta) Covid-19. Hal ini merespon rencana pemerintah mewacanakan kenormalan baru (new normal) dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Hal itu disampaikan Ketua FPRB Kabupaten Bantul, Waljito SH dalam syawalan dan halal bihalal yang digelar di Joglo Rumah Makan Parangtritis Gabusan Sewon Bantul, Selasa (2/6). “Desta Covid ini akan menjadi program utama FPRB dalam menghadapi bencana non alam ini,” ujarnya kepada wartawan disela-sela syawalan.

Untuk itu pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pengurus FPRB ditingkat desa atau di kelurahan di Bantul. Dengan pencanangan Desta Covid ini akan mengajak masyarakat bergerak dan memastikan adanya tempat cuci tangan, masker dan hand sanitazer di setiap rumah.

Ditargetkan Desta Covid tersebut akan terbentuk di 75 desa yang ada di 17 kecamatan di Bantul. Sehingga dalam menghadapi wacana new normal semua warga khususnya di Bantul sudah terbiasa dengan hidup bersih dan sehat dengan rajin cuci tangan, mengenakan masker saat keluar rumah dan menerapkan psycal distancing kepada setiap orang yang ditemui.
Dengan begitu FPRB akan mengedukasi masyarakat terkait Covid-19. “Kami akan menumbuhkan kesadaran masyarakat kalau ada gejala Covid-19 segera periksa ke puskesmas,” tegas Jito.

Sementara Kepala BPBD Kabupaten Bantul, Drs Dwi Daryanto MSi mengapresiasi FPRB Kabupaten Bantul yang tanggap dengan situasi saat ini dalam menghadapi pandemi Covid-19. Sebagai garda terdepan, FPRB mampu membaca situasi di lingkungan masyarakat dalam menghadapi Covid-19.
“Masyarakat harus kreatif dan inovatif dalam menghadapi situasi seperti ini. Sehingga masyarakat dapat menyesuaikan dengan kehidupan baru. Untuk itu FPRB menjadi garda terdepan untuk mewujudkan kenormalan kembali,” tegas Dwi Daryanto. (C-5)

Read previous post:
Penuhi Syarat New Normal Life, Pemda DIY Tak Ingin Gegabah

Close