Rehab Jalan Bantul Ramah Difabel

MERAPI-ISTIMEWA  Didampingi Akhmad Cahyadi dan Forkompinda,  Bupati Bantul meresmikan ruas jalan Klodran-Batas Kota Bantul.
MERAPI-ISTIMEWA
Didampingi Akhmad Cahyadi dan Forkompinda, Bupati Bantul meresmikan ruas jalan Klodran-Batas Kota Bantul.

BANTUL (MERAPI) – Pemerintah meresmikan Ruas Jalan Klodran-Batas Kota Bantul, Rabu (29/1) pagi. Jalan yang selesai dirtehab itu sekarang ramah difabel. Proses pelebaran dan rehab jalan itu dilakukan dengan memisahkan dua jalur cepat. Dimana awalnya hanya terdapat satu jalur cepat dengan dua jalur lambat a di kanan dan kiri. Saat ini jalur lambat sekaligus jalur pesepeda dihilangkan. Namun dalam pembangunan itu kemudian ditambahkan guiding blok pada trotoar yang dapat diakses oleh kaum disabilitas. Pelebaran jalan tersebut dilakukan bersama antara Pemerintah Kabupaten Bantul dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII.

Dalam peresmian itu, Kepala BBPJN VII, Akhmad Cahyadi menyebut proyek pelebaran jalan sepanjang 570 meter itu menelan anggaran hingg Rp 5,4 miliar. Dimana pekerjaan proyek juga termasuk pembongkaran pembatas jalan (devider) yang memisahkan jalur cepat dan jalur lambat di sisi kanan dan kiri. Hilangnya devider ini kemudian mengubah fungsi jalur lambat menjadi jalur cepat. “Kapasitas jalan otomatis bertambah sekarang,” ujarnya.

Proyek itu dikerjakan selama 90 hari, terhitung mulai 30 September 2019 hingga 27 Desember 2019. Saat ini ditegaskan Akhmad Cahyadi seluruh pekerjaan pelebaran jalan tersebut sudah benar-benar selesai. Dia memberikan devider pada bagian median atau tengah selebar 1,15 meter. Pada bagian itu diberikan buis beton yang berfugnsi sebagai pot untuk tanaman perindang. Diantara pot diberi tanaman hias untuk mempercantik tampilan jalan. Kemudian untuk penerangannya, di bangun sebanyak 12 titik lampu penerangan jalan umum (LPJU). Akhmad Cahyadi menambahkan, kontruksi aspal menggunakan hotmix 2 lapis yakni AC-BC dengan tebal 6.00 cm. Kemudian AC-WC dengan ketebalan 4.00 cm dimana lebar rata-rata mencapai 19 meter. “Setiap tiang lampunya di kanan dan kiri untuk menerangi dua lajur,” tambahnya.

Bupati Bantul, Suharsono dalam sambutannya mengatakan jika pelebaran jalan ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dia berharap setelah perbaikan ini selesai dan lalulintas lebih lancar, geliat perekonomian akan semakin baik, tumbuh, dan merata. Bahkan sebelumnya Suharsono terus mengungkapkan keinginananya untuk merubah wajah Bantul menjadi seperti perkotaan, khususnya sepanjang jalan protokol tersebut. “Kesejahteraan meningkat dan akan merata dirasakan semua lapisan,” ungkapnya.

Suharsono menambahkan, pelebaran sebagian Jalan Bantul itu selaras dengan pelebaran jalan Jendral Sudirman yang sudah dilakukan sebelumnya. Revitalisasi jalan protocol itu bagi Suharsono sangat penting dilakukan selain untuk menata kembali wajah Bantul, juga untuk menyambut New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang direncanakan beroperasi penuh Maret 2020 mendatang. Pihaknya berpesan agar warga Bantul turut menjaga dan merawat dengan tidak merusak badan jalan. “Jadi kalau parkir ya jangan sembarangan, supaya lalulintasnya juga lancar,” harapnya. (C-1)

Read previous post:
MERAPI-ANTARA Kelik Yuniantoro.
Lagi, Dua Warga Dinyatakan Positif Antraks

WONOSARI (MERAPI) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyatakan, ada dua warga di Kecamatan Semanu dan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, dinyatakan

Close