CAPAIAN BULAN DANA PMI BANTUL MEMUASKAN: Optimalkan Layanan Kecelakaan dan Kekeringan

MERAPI-ISTIMEWA  Satu dari tiga armada tangki PMI Bantul yang bergantian menyalurkan air bersih 24 jam dalam sehari.
MERAPI-ISTIMEWA
Satu dari tiga armada tangki PMI Bantul yang bergantian menyalurkan air bersih 24 jam dalam sehari.

BANTUL (MERAPI) – Palang Merah Indonesia (PMI) Bantul, mengoptimalkan layanan kecelakaan dan penanganan kekeringan di wilayah ini. Upaya ini sudah dilakukan setiap tahunnya, namun dengan capaian pemasukan keuangan melalui bulan dana PMI yang memuaskan, optimalisasi pelayanan sosial itu diyakini dapat lebih baik. Capaian bulan dana PMI Bantul pada tahun 2019 inin mencapai Rp 925 juta. Sedangkan target pada tahun 2020 mendatang PMI Bantul mendapatkan setidaknya Rp 1 miliar.

Ketua PMI Cabang Bantul, Wirmon Samawi, Rabu (4/11), membenarkan capaian bulan dana PMI Bantul cukup memuaskan. Meskipun belum menyentuh angka Rp 1 miliar namun jumlah tersebut sudah meningkat signifikan dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya. Pria yang pernah menyandang sebagai Ketua PMI termuda Se-Indonesia itu menyebut capaian bulan dana tahun 2018 hanya berkisar Rp 688 juta. Sehingga peningkatan capaian bulan dana PMI tahun ini hampir 50 %.
“Hanya kurang Rp 75 juta sudah Rp 1 miliar, tapi sudah luar biasa karena naik dari tahun sebelumnya cukup besar,” ujarnya.

Pencapaian bulan dana ini menurutnya tidak lepas dari peran serta masyarakat dan pihak-pihak terkait. Menurut catatannya Samsat Bantul menjadi penyumbang terbesar capaian ini yang berasal dari masyarakat saat mengurus pajak kendaraan bermotor. Sementara terhitung pada 13 November 2019 lalu, dari 17 kecamatan di Bantul tercatat paling tinggi raihan bulan dana adalah kecamatan Bangutapan yang mencapai Rp 23,6 juta. “Kami terus mengajak masyarakat untuk dapat berpartisipasi langsung,” ajaknya.

Wirmon mengaku, raihan bulan dana ini nantinya akan digunakan untuk berbagai program PMI kepada masyarakat. Diantaranya dia menyebut adalah program layanan penanganan kecelakaan, bantuan dropping air bersih untuk wilayah kekeringan, layanan kesehatan gratis, dan peningkatan kapasitas ralawan PMI Cabang Bantul. Sehingga pihaknya menjelaskan bahwa semakin baik raihan bulan dana ini maka kemanfaatan bagi masyarakat juga akan lebih optimal. “Kami memberikan apresiasi besar atas partisipasi masyarakat ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Wirmon menjelaskan bahwa pada tahun 2020 mendatang target raihan bulan dana ini Rp 1 miliar. Pihaknya tidak akan meingkatkan target dari tahun ini mengingat petugas di lapangan yang masih terbatas. Dia khawatir tingginya target bulan dana ini justru akan membebani petugas dan relawan penghimpun dana di lapangan. “Kalau terlalu besar takutnya membebani yang ada di kecamatan-kecamatan dan petugas lain di lapangan,” pungkasnya. (C-1)

Read previous post:
DI GUNUNGKIDUL: Penerimaan Pajak Tambang Melebihi Target

WONOSARI (MERAPI) -Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari penerimaan pajak tambang mineral batuan bukan logam di Kabupaten Gunungkidul tahun ini

Close