PONPES ISC ASWAJA LINTANG SONGO: Berdoa untuk Keselamatan Bangsa

MERAPI-TEGUH Ustadz H. Heri Kuswanto dan jajaran TNI Polri Piyungan memberi keterangan kepada awak media.
MERAPI-TEGUH
Ustadz H. Heri Kuswanto dan jajaran TNI Polri Piyungan memberi keterangan kepada awak media.

PIYUNGAN (MERAPI) – Bentuk kecintaan pada tanah air Indonesia, dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan turut mensukseskan perhelatan akbar lima tahunan, Pemilu. Itulah yang dilakukan Pondok Pesatren Islamic Study Center (ISC) Aswaja Lintang Songo, Pagergunung, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, yang menggelar Pengajian Akbar dalam rangka Tausiyah dan Dzikir ke-119 serta Deklarasi Pemilu Damai dengan mengambil tema “Untuk Keselamatan Bangsa dan Keutuhan NKRI Dalam Mensukseskan Pileg dan Pilpres 2019 yang Aman, Damai dan Bermartabat, Sabtu (13/4) malam.

Dijelaskan Pengasuh Pondok Pesantren ISC Aswaja Lintang Songo, Ustadz Drs. H. Heri Kuswanto, M.Si, kecintaaan pada tanah air bisa ditunjukan dengan ikut serta dalam menjaga serta menciptakan suasana kondusif bagi terlaksananya Pemilu yang aman dan damai. Para santri secara aktif ikut menjaga situasi dilingkungan masing-masing agar tetap aman jangan sampai terjadi peristiwa yang tidak diinginkan.

“Jangan sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, maka kita dari pesatren Lintang Songo beserta jamaah menggelar acara ini, untuk memohon kepada Allah serta memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga pelaksanaan Pemilu dengan penuh perdamaian sehingga dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan berkah dari Allah,” ucap Ustadz Kuswanto di sela pelaksanaan acara Pengajian Akbar dan Deklarasi Pemilu Damai pada sejumlah awak media.

Memasuki tahapan Pemilu masa tenang, menurut Ustadz Kuswanto hendaknhya masyarakat mematuhi apa yang menjadi aturan pemerintah dan Panitia penyelenggara Pemilu yaitu KPU. Sehingga dalam masyarakat dapat terjaga ketertiban dan keamanannya. Semasa minggu tenang ini, masyarakat hendaknya tetap menjaga suasana yang kondusif serta saling menghargai meski ada beda pilihan.

“Selain itu sebagai warga negara yang baik, hendaknya hak konstitusi dalam negara demokrasi digunakan sebaik-baiknya dengan menggunakan hak suaranya jangan golput,” tandasnya.

Sementara itu menurut Kapolsek Piyungan Kompol Ispurwanta, pihaknya menegaskan sikap netralitas TNI dan Polri dalam pelaksanaan Pemilu 2019 ini. Bahkan dia menjamin keamanan masyarakat dalam penggunakan hak pilihnya di setiap TPS. Masyarakat yang memiiki hak pilih diimbau untuk berbondong-bondong berangkat menuju ke TPS yang sudah ditentukan dengan perasaan yang aman dan nyaman.

“Kami menjaga netralitas serta memberi keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya di TPS masing masing,” tutur Ispuwanta.

Untuk menjaga keamanan serta suasana yang kondusif selama Minggu tenang hingga pelaksanaan pencoblosan pada tanggal 17 April, pihaknya akan melakukan patroli bersama Polres Bantul guna memastikan keadaan tetap aman dan kondusif hingga akhir perhitungan suara di TPS-TPS.

“Kita berharap semua dapat berjalan dengan lancar, tanpa ada kejadian dan gejolak yang menonjol. Masyarakat dapat menggunakan hak suaranya dengan aman dan nyaman. TNI dan Polri akan menjaga keamanan sampai di TPS-TPS agar masyarakat terlindungi,” pungkasnya. (Teguh)

Read previous post:
Warga Kaliurip Tolak Politik Uang

PURWOREJO (MERAPI) – Tekad dan kebersamaan warga Desa Kaliurip Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo untuk menolak politik uang semakin bulad. Bahkan

Close