SLRT Tanggulangi Kemiskinan

BANTUL (MERAPI) – Kabupaten Bantul menerapkan Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) yang dikembangkan Kementerian Sosial untuk menanggulangi kemiskinan. “Kemensos memiliki satu terobosan di dalam penanggulangan kemiskinan yang namanya SLRT, dimana sistem baru ini akan menjadi ‘one stop service-nya’ penanggulangan kemiskinan di Bantul,” kata Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Jumat (14/9).

Dengan sistem tersebut nantinya semua keluhan tentang kemiskinan akan diterima di dalam sistem yang kemudian ada tindaklanjut maupun tindakan-tindakan yang terintegrasi antardinas atau lembaga yang lain. “Jadi kalau di perizinan itu ada ‘one stop service’, ini di dalam kemiskinan juga ada ‘one stop service’, jadi keluhan masyarakat mengenai kesusahan-kesusahan hidup yang masuk dalam kategori kemiskinan itu bisa dilaporkan ke lembaga baru ini,” katanya dikutip Antara.

Wabup juga mengatakan, nantinya akan ada semacam ‘desk’ baru untuk pengelolaan SLRT di Bantul ini, yang kemudian akan mengambil penanganan yang efektif untuk menanggulangi keluhan masyarakat mengenai kesusahan itu. “Dan hari ini sedang dilakukan bimtek (bimbingan teknis) bagi pengelola sistem itu, jadi pengelolanya kita siapkan dulu, karena itu nanti akan terkoordinasi dengan desa. Jadi ada petugas sampai di level desa,” katanya.

Dengan demikian, diharapkan penanggulangan kemiskinan di Bantul ini bisa dipercepat, sehingga target penurunan angka kemiskinan sebesar enam persen lebih bisa dicapai dalam tiga tahun ke depan. “Karena kita itu ditargetkan di akhir tahun 2021 angka kemiskinan di Bantul maksimal hanya 8,5 persen, kalau saat ini angka kemiskinan kita masih sekitar 14 persen (dari total penduduk Bantul sekitar 900 ribu),” kata Wabup Bantul yang berharap dengan sistem penanggulangan kemiskinan yang baru ini, respon atas laporan masyarakat mengenai kemiskinan tersebut bisa dilakukan dengan cepat. (*)

Read previous post:
Wahana Jejak Nutrisi Hadir di Taman Pintar

GONDOMANAN (MERAPI) - Taman Pintar Yogyakarta memiliki wahana baru bernama Wahana Jejak Nutrisi. Wahana edukasi dukungan Sarihusada tersebut menggambarkan proses

Close