‘PASAL’ GELAR PENYULUHAN HUKUM DI SMP MATARAM – Bergaul itu Ada Tata Cara dan Batasannya

MERAPI-YUSRON MUSTAQIM  Ketua Umum PaSaL DIY, Purnomo (kanan) menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Kepala Sekolah SMP Mataram, Harjuanto atas kerja sama dalam penyuluhan hukum.
MERAPI-YUSRON MUSTAQIM
Ketua Umum PaSaL DIY, Purnomo (kanan) menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Kepala Sekolah SMP Mataram, Harjuanto atas kerja sama dalam penyuluhan hukum.

KASIHAN (MERAPI) – Organisasi masyarakat Paseduluran Sak Lawase (PaSaL) DIY bekerja sama dengan Polsek Kasihan dan Fakultas Hukum (FH) Universitas Slamet Riyadi Surakarta, menggelar penyuluhan hukum di SMP Mataram Kasihan Bantul, Jumat (2/3).

Penyuluhan hukum ini dilakukan untuk memberi bekal kepada siswa SMP agar terhindar dari aksi kriminalitas, bahaya narkoba sekaligus memberikan bekal pemahaman dalam tata cara berlalu lintas di jalan raya.

Dalam penyuluhan kali ini mengambil tema ‘Hukum sebagai Dasar Bergaul’ langsung disampaikan 4 anggota Polsek Kasihan dan 4 dosen dari Universitas Slamet Riyadi. “Penyuluhan hukum ini kami tekanan soal tata cara berlalu lintas, permasalahan narkoba sampai kejahatan klitih yang lagi marak terjadi di Yogyakarta,” ujar Putro Den Ardanto SH, Ketua Panitia Penyuluhan Hukum sekaligus salah satu pendiri PaSaL kepada wartawan di sela-sela acara.

Disebutkan, anak atau remaja usia SMP mudah terpengaruh dengan dunia baru. Sehingga bila tak diberi pemahaman soal hukum maka akan mudah terpengaruh dan terjerumus ke perbuatan negatif. Dengan adanya pemahaman hukum diharapkan para siswa mengerti dan memahami.

“Bergaul itu ada tata caranya dan ada batasan dalam ruang lingkup pergaulan. Dengan penyuluhan ini jangan sampai anak remaja salah dalam bergaul. Seperti soal lalu lintas siswa akan paham dengan rambu-rambu serta usia minimum berkendara harus 17 tahun dan memiliki SIM serta tak lupa memakai helm,” jelas Putro Den Ardanto.

Sementara Kepala Sekolah SMP Mataram Kasihan Bantul, Harjuanto SPd menyambut baik kegiatan penyuluhan hukum tersebut. Untuk itu pihaknya memberi kesempatan kepada para siswa untuk mengikuti kegiatan sampai selesai. “Ada ratusan siswa ikut penyuluhan hukum dari kelas 7 dan 8. Kegiatan ini sangat baik untuk siswa agar paham soal hukum baik masalah narkoba, kenakalan remaja dan tata cara berlalu-lintas,” jelasnya. (C-5)

Read previous post:
ILUSTRASI
Selfie di Rel, Tewas Disambar KA

PURWOREJO (MERAPI)- Kasus ini bisa jadi pelajaran berharga agar warga tak sembarangan saat berselfie ria (swafoto). Di Purworejo, seorang pemuda,

Close