diy

Puluhan Warga DIY Jadi Korban Penipuan Koperasi asal Jakarta dengan Kerugian Mencapai Rp 53 Miliar

Sabtu, 24 Januari 2026 | 20:30 WIB
Korban deposito atau simpanan berjangka, Winie (kiri) bersama pembantunya Ginem menunjukkan bilyet deposito yang tidak bisa dicairkan (Foto-Yusron Mustaqim )

HARIAN MERAPI - Sejumlah warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi korban dugaan penipuan investasi sebuah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Mekarsari yang berkantor pusat di Jakarta.

Tak tanggung-tanggung, dari puluhan nasabah asal DIY saja kerugian ditaksir mencapai Rp 53 miliar.

"Sejak pertengahan Juli tahun lalu sampai detik ini dana simpanan berjangka atau deposito nasabah tidak bisa dicairkan," ujar Sita salah satu sales marketing KSP cabang Yogya kepada wartawan, Jumat (23/1/2026) petang.

Baca Juga: Songsong Ramadhan dengan penuh Iman dan Sabar

Dari macetnya pencairan deposito tersebut berimbas kepada seluruh nasabah yang ada di 17 cabang KSP di seluruh Indonesia yang ditaksir keseluruhan mencapai Rp 600 miliar.

Sebagai sales, Sita pun berhenti melakukan penjualan produk deposito atau simpanan berjangka tersebut.

Karena selain sebagai nasabah ia juga sebagai korban karena ikut memasukkan uang ke koperasi tersebut.

"Saya tak mau jualan karena kondisinya macet begini dan untuk kegiatan di kantor cabang Jalan Veteran Yogya sekarang berkurang hanya admin kantor saja," terangnya.

Baca Juga: Kia Tegaskan Kesiapan Teknologi EV di Indonesia, Perkuat Fondasi EV Ecosystem Secara Bertahap

Sementara salah satu deposan, ML Winie Astuti (70) asal Baciro Yogyakarta mengaku menjadi nasabah sejak sekitar 3 tahun lalu setelah ditawari Sita sebagai sales marketing.

Selain mengenal Sita sejak tahun 2015, Winie juga mengaku tergiur dengan imbal hasil deposan sekitar 8 sampai 10 persen per bulan.

Karena melihat bunga yang cukup menarik, Winie pun mengajak pembantunya Ginem (64) asal Seloharjo Pundong Bantul untuk ikut menabung.

"Namun sejak September tahun lalu bunga tak ada dan pada bulan Oktober tak cair, termasuk punyanya Mbak Ginem juga tak cair," terangnya.

Baca Juga: Pemkot Magelang Buka Ruang Kolaborasi Demi Pembangunan Berdampak

Dari sebanyak 7 bilyet deposito tersebut, Winie mengaku mengalami kerugian mencapai Rp 2,6 miliar.

Halaman:

Tags

Terkini

Sri Sultan Dukung Pembentukan Kodam Baru di DIY

Jumat, 10 April 2026 | 08:00 WIB