KONI DIY Bantu Peralatan Silat dan Kempo

Penyerahan peralatan kepada pengurus cabor kempo. (HARIAN MERAPI-IST)

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY memberikan bantuan peralatan pada tim Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) pencak silat dan kempo DIY, Rabu (9/6). Cabor pencak silat menerima bantuan peralatan berupa matras, pelindung tubuh, pelindung kaki dan tangan, serta punching box. Sementara kempo menerima matras, pakaian latihan, target latihan, beban, dan pelindung tubuh, kaki, dan tangan.

Bantuan peralatan diberikan sebagai pendukung latihan dan pertandingan dalam rangka persiapan menghadapi PON XX Papua pada Oktober 2021 mendatang. Terlebih lagi Puslatda pencak silat dan kempo sudah memasuki tahapan prakompetisi dan pertandingan sesungguhnya. “Semoga dengan adanya peralatan ini dapat membantu atlet untuk pelatihan maupun pertandingan nantinya,” beber Ketua Bidang (Kabid) Pembibitan dan Pembinaan Organisasi KONI DIY Agung Nugroho usai menyerahkan bantuan. 

Dalam PON mendatang tim pencak silat DIY diperkuat 11 atlet dan 4 pelatih. Sebelas atlet tersebut adalah Dyah Purnamasari, Sholikhah Putri Candra, Lulu Khatulistiwa, M Ikhsan Nur Ananto, Firdhana Wahyu Putra, Hyelda Maylinda Puspa, Irwan, M Roffi Fauzi, Rizqi Bagus Andrianto, Dian Permatasari, dan Agung Muladi. Mereka ditemani empat pelatih yakni Bambang Mujiono, Ambar Setiawan, Kartini, dan Noor Ika Rifky Syarif Hidayat. Untuk kempo, tim DIY diperkuat tiga atlet atas nama Al Yogi, Andreas Tulus, dan Kristowirawan Umbu Siriwolu ditemani pelatih Agung Wibowo.

“Kami berterima kasih atas bantuan ini. Peralatan seperti matras dan body protector disesuaikan seperti dalam pertandingan sesungguhnya. Begitu pula dengan pelindung kaki dan tangan yang digunakan supaya atlet tidak mengalami cedera saat bertanding,” ujar Ambar Setiawan, selaku pelatih pencak silat DIY, Rabu (9/6). (Des)

Penyerahan peralatan kepada pengurus cabor pencak silat. (HARIAN MERAPI-IST)

Read previous post:
Adik Temukan Kakak Bunuh Diri di Dapur

Close