Hilang Sejak Lebaran, Mbah Midi Ditemukan Tewas Membusuk


PENGASIH (MERAPI)- Seorang lansia warga Suruhan Karangsari Pengasih, Kulonprogo, Mbah Midi (83), ditemukan tak bernyawa di sebuah kebun sekitar rumahnya, Selasa (8/6) malam. Menurut informasi dari warga, Mbah Midi sudah menghilang sejak Lebaran, sehingga saat ditemukan, jasadnya sudah membusuk. Diduga korban tewas karena sakit.
Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry kepada wartawan, Rabu (9/6) menuturkan, jasad Mbah Midi ditemukan warga sekira pukul 20.30 WIB. Posisinya telungkup bertelanjang dada dan sudah membusuk.
“Karena meninggalnya sudah lama, jasad korban berwarna kehitaman,” kata Jeffry.
Menurut keterangan warga, Mbah Midi sudah menghilang cukup lama, yakni sejak Lebaran. Namun lantaran pria tersebut sering berpindah-pindah tempat menginap, warga tidak menduga bahwa Mbah Midi meninggal di kebun.
“Ada sejumlah warga yang rumahnya sering digunakan Mbah Midi menginap, termasuk adiknya. Jadi warga mengira Mbah Midi menginap di rumah warga yang lain,” imbuh Jeffry.

Selang beberapa waktu, warga merasa khawatir karena sudah lama tidak melihat Mbah Midi sehingga menanyakan ke warga lain yang rumahnya sering digunakan menginap. Ternyata, Mbah Midi tidak menginap di rumah warga sehingga diputuskan melapor kepada Dukuh setempat dan langsung dilakukan pencarian.
“Korban akhirnya ditemukan di sebuah kebun namun sudah tidak bernyawa,” terang Jeffry.
Berdasar pemeriksaan yang dilakukan petugas medis yakni dr Ega Prima Norista, kondisi jenazah sudah kaku, berwarna kehitaman dengan posisi merungkuk. Pada kepalanya sudah tampak tulang tengkorak, sementara pada bagian wajah, kulit wajah mengelupas.

“Rambutnya masih tersisa, namun tangan dan kakinya sudah tampak tulang,” katanya.
Saat ditemukan, Mbah Midi tidak memakai baju, melainkan hanya memakai celana pendek hitam. Pada tubuhnya tidak ditemukan tanda tanda kekerasan sehingga jasad korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. (Unt)

Read previous post:
Desa Caturanom Pilot Project Gerakan Keswa dan PTM

TEMANGGUNG (HARIAN MERAPI) - Desa Caturanom Kecamatan Parakan menjadi pilot project gerakan peduli kesehatan jiwa (Keswa) dan penyakit tidak menular

Close