Pasien Corona Kabur dari Selter karena Kangen Kambing Peliharaan

BANTUL (MERAPI)- Setelah sempat membuat pusing petugas lantaran kabur dari selter isolasi Covid-19 di Niten, Sewon, Bantul, seorang pasien corona asal Pandak, Bantul saat ini menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Kepada Satgas Covid-19 Kapanewon Pandak, lelaki ini mengaku selain jenuh, dia kangen dengan kambing peliharaannya sehingga nekat kabur dari selter perawatan pasien corona.
Panewu Pandak, Kusmardiono membenarkan alasan tersebut. Hal itu diungkapkan pasien kepada petugas yang menanganinya setelah di rumah. Padahal menurutnya pasien berusia 25 tahun itu sebetulnya sudah diperbolehkan pulang pada Selasa (8/6), namun karena sudah tidak bisa menahan rindu, pasien ini nekat kabur sehari sebelumnya. “Dia kangen sama kambingnya. Kebetulan, dia bersama adiknya menjalani isolasi di selter,” ungkapnya, Rabu (9/6).

Kusmardiono menambahkan bahwa pasca lari dari selter, pasien saat ini melanjutkan isolasi mandiri di rumah. Kemudian untuk kebutuhan logistik disediakan oleh tetangga dan warga sekitar rumahnya. Pihaknya memastikan tidak ada warga lain yang kontak erat dengan pasien usai kabur dari selter. Sehingga pihaknya tidak perlu melakukan tracing lanjutan. “Tidak perlu ada tracing lanjutan,” tegasnya.
Dijelaskan lebih lanjut, saat ini di Kapanewon Pandak ada sekitar 79 warga positif Covid-19. Namun jumlah tersebut kemungkinan bisa bertambah lantaran belum keluarnya hasil swab PCR dari tracing klaster pengajian sebanyak 40 orang. Selain itu juga ada klaster hajatan di mana 9 orang telah menjalani uji swab. “Klaster hajatan ada 9 yang diswab, saat ini dari sembilan, ada lima yang isolasi di selter kalurahan dan sisanya isolasi mandiri,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pasien Covid-19 lari dari Selter Pasar Niten, Senin (7/6) malam. Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul Joko Purnomo mengakui jika kejadian kaburnya pasien Covid-19 tersebut benar. Saat ini, pasien laki-laki tersebut sudah pulang ke rumahnya.
“Mungkin mengalami kejenuhan, sehingga akhirnya meninggalkan selter menuju ke rumah,” pungkas Joko.(C1)

Read previous post:
Pedagang Pasar Sleman Jalani Vaksinasi

SLEMAN (MERAPI) - Bupati Sleman Dra Kustini Sri Purnomo meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Gor Pangukan Sleman, Rabu (9/6). Vaksinasi

Close