Lahir di Malam Takbiran, Bayi Sehat Dibuang


GODEAN (MERAPI)- Perayaan malam takbiran di Dusun Mertosutan Sidoluhur Godean Sleman diwarnai dengan kasus pembuangan bayi sehat yang baru saja dilahirkan, Rabu (12/5) malam. Hingga Minggu (16/5), polisi masih memburu pelaku pembuangan dengan memeriksa sejumlah saksi.
Kapolsek Godean Kompol B Muryanto didampingi Kanit Reskrim Iptu Bowo Susilo kepada wartawan kemarin mengatakan, sejumlah saksi telah diperiksa guna mengungkap orang yang tega membuang bayi tersebut.
“Saat ini pelaku pembuangan bayi masih dalam penyelidikan. Beberapa saksi sudah kita periksa. Sehingga pelaku diharapkan segera ditemukan,” kata Kompol Muryanto.

Dijelaskan, sejak informasi temuan bayi itu beredar luas di masyarakat, banyak yang ingin mengadopsi. Hanya saja menurut Kapolsek, kewenangan terkait adopsi ada di pemerintah dalam hal Dinas Sosial Kabupaten Sleman.
Menurut Muryanto, bayi laki-laki tersebut ditemukan pada malam Lebaran atau saat momen takbiran sekitar pukul 22.00 WIB dalam keadaan menangis oleh saksi Barmawi (52). Saat itu saksi sedang berada di dalam rumah dan mendengar suara tangis bayi.
Saksi kemudian mencari sumber suara itu, ternyata suara tangis itu memang tangisan bayi yang ada di depan sebuah rumah kosong milik Sutarto, tetangganya. “Saat ditemukan, bayi berada di dalam kardus warna coklat,” ujar Muryanto.

Temuan itu oleh saksi lalu dilaporkan ke Babinsa setempat yang diteruskan dengan menghubungi Polsek Godean. Mendapatkan laporan itu, petugas kemudian mendatangi lokasi dan membawa bayi malang itu ke Puskesmas.
Dari keterangan petugas medis, didapatkan informasi jika bayi itu dalam keadaan sehat dengan panjang sekira 50 Cm dan berat 3,2 Kg. Kapolsek menambahkan, saat dibuang, bayi diperkirakan baru saja dilahirkan. Polisi pun hingga kini masih memburu pelaku pembuangan bayi itu dengan memeriksa sejumlah saksi. Menurut Muryanto, penyelidikan memang belum mengarah kepada identitas pelaku. Namun dia yakin pelaku bakal segera tertangkap.(Shn)

Read previous post:
PANTAI SELATAN DIJUBELI WISATAWAN-Sulit Jaga Jarak di Objek Wisata

Close