Satgas Pamtas Yonif 403/WP Bersama Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Perbatasan RI-PNG.

MERAPI-ISTIMEWA Prajurit Yonif 403/WP bersama warga rayakan Idul Fitri 1442 H
MERAPI-ISTIMEWA
Prajurit Yonif 403/WP bersama warga rayakan Idul Fitri 1442 H

DALAM suasana hari raya Idul Fitri 1442 H, Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista turut memeriahkan hari kemenangan ini dengan bersama masyarakat umat muslim di perbatasan melaksanakan Takbiran di beberapa Masjid dan menunaikan sholat Idul Fitri di Masjid U’budiyah serta melaksanakan anjangsana dengan mengunjungi rumah-rumah warga di Kampung Workwana, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Letkol Inf  Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam release tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua. Sabtu,  (15/05/2021).

Dansatgas mengungkapkan kegiatan ini dilakukan semata-mata untuk mewujudkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, bahwa Satgas TNI Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista juga selalu ada untuk masyarakat dan selalu bersama-sama masyarakat dalam melaksanakan aktifitas di lingkungan masyarakat, terlebih lagi di hari-hari besar umat beragama yang pada hari Kamis kemarin bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1442 H atau 2021 M umat Muslim dengan melaksanakan takbiran, sholat Idul Fitri bersama di Masjid lingkungan masyarakat, dan setelahnya dilanjutkan dengan mendatangi rumah-rumah Warga untuk mempererat silaturahmi sampai dengan seminggu kedepan.

“Suasana Hari Raya Idul Fitri ini merupakan momentum guna memupuk atau menjaga Silaturahmi antara Satgas TNI Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista dengan Masyarakat di Wilayah perbatasan RI-PNG yang merupakan hal utama untuk diupayakan bersama-sama dengan kondisi apapun dan bagaimanapun, TNI dan Masyarakat adalah satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan ibarat Ibu dan Anak karena TNI adalah bagian dari Masyarakat yang lahir dari Masyarakat,” ungkap Dansatgas.

Di tempat terpisah, Danpos Kout Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Letda Inf Sumarno mengungkapkan bahwa kegiatan menyemarakkan Hari Raya Idul Fitri 1442 H ini merupakan bagian dari Pembinaan Teritorial dengan menciptakan Kemanunggalan TNI dan Rakyat yang di wujudkan dalam kegiatan keagamaan, sehingga diharapkan Personel Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Kout dapat semakin harmonis dengan masyarakat dan dapat mempertebal silaturahmi sesama umat beragama di wilayah Perbatasan RI-PNG.

“Menyemarakkan Hari Besar Umat Muslim di wilayah Perbatasan RI-PNG dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 H yang bertepatan pada hari Kamis, 13 Mei 2021 yang lalu merupakan bagian dari Pembinaan Teritorial dengan menciptakan Kemanunggalan TNI dan Rakyat yang di wujudkan dalam kegiatan keagamaan berupa Takbiran bersama masyarakat, sholat Idul Fitri di Masjid lingkungan tempat tinggal masyarakat serta mengunjungi rumah-rumah warga sampai dengan saat ini agar semakin mempertebal silaturahmi kepada masyarakat,” ucap Sumarno.

Selain itu, Bapak Ustad Maman (49) yang merupakan Ketua DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) U’budiyah Kampung Workwana menyampaikan ucapan terimakasih kepada Personel Pos Kout Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista atas kerja baktinya sejak minggu yang lalu menjelang Hari Raya Idul Fitri sudah turut membantu pengurus masjid mulai dari pembersihan rumput-rumput di halaman masjid, pengecatan masjid, masak-masak untuk makan bersama setelah sholat Idul Fitri di masjid sampai dengan pembersihan masjid pasca pelaksanaan sholat Idul Fitri di Masjid U’budiyah Kampung Workwana.

“Terimakasih bapak-bapak TNI Pos Kout Satgas Yonif 403 yang sudah membantu kami pengurus masjid U’budiyah mulai dari pembersihan rumput-rumput di halaman masjid, pengecatan masjid, masak-masak untuk makan bersama setelah sholat Idul Fitri di masjid sampai dengan pembersihan masjid setelah selesai pelaksanaan sholat Idul Fitri di Masjid U’budiyah Kampung Workwana, semoga silaturahmi ini semakin harmonis dan mendapatkan ridho dari Allah SWT,” ucap Maman.  (Fin)

Read previous post:
MASUKNYA ISLAM DI TERNATE (1) – Cengkeh dan Pala Membuat Pedagang Arab Tertarik

Ternate yang sebelumnya bernama Kerajaan Gapi, merupakan salah satu dari empat kerajaan Islam tertua di Maluku Utara selain Tidore, Jailolo,

Close