Bikin Mercon Jumbo, Pelajar SMP Diamankan Polisi

DEPOK (MERAPI)- Jajaran Polsek Depok Timur Sleman mengamankan sembilan orang remaja, Senin (3/5) pagi lantaran kedapatan hendak menyalakan sejumlah petasan dalam ukuran besar. Tidak tanggung-tanggung, petasan yang mereka buat sendiri itu ukurannya cukup besar dengan diameter 13 centimeter.
Berkat kesigapan petugas, para pelajar SMP ini berhasil diamankan beserta barang bukti 8 buah petasan yang belum sempat diledakkan.
“Petasan yang akan dinyalakan buatan mereka sendiri. Kita amankan mereka saat berkumpul di lapangan Ganjuran Condongcatur Depok,” beber Kapolsek Depok Timur Kompol Suhadi SH kepada wartawan, Selasa (4/5).
Dijelaskan, penangkapan tersebut bermula saat petugas polisi sedang patroli untuk mencegah peredaran mecon di sekitar Condongcatur pada Senin pagi. Saat melintas di sekitar Lapangan Ganjuran, polisi mencurigai segerombolan remaja yang berkumpul di tengah lapangan. Petugas lantas mendatangi mereka, namun para remaja tersebut justru panik dan berusaha kabur.

“Dua orang diketahui berusaha meninggalkan lokasi sambil membawa tas dan dibuang di pojok lapangan,” jelas Suhadi. Curiga dengan isi tas itu, polisi kemudian mengamankannya. Saat itulah diketahui tas tersebut berisi mercon berukuran jumbo.
“Petugas kemudian memeriksa sekelompok remaja itu. Ketika itu ditemukan delapan buah mercon buatan dengan ukuran besar,” katanya.
Selanjutnya, sembilan remaja dan barang bukti mercon dibawa ke Polsek Depok Timur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga menyita 5 sepeda motor dan memberikan tilang karena tidak dilengkapi surat-surat.
“Semua petasan dan obat petasan telah disita sebagai barang bukti. Sedangkan untuk para remaja dilakukan pembinaan, termasuk kita panggil orangtuanya,” ujar Kompol Suhadi.

Dikatakan, berdasarkan pengakuan para pelajar itu, obat mercon itu didapat dengan cara membeli mercon di tepi jalan dan kemudian diambil obatnya. Selanjutnya, mereka membuat selongsong sendiri dan dimasukkan obat mercon itu.
“Mereka ini membuat mercon sepulang dari sekolah. Saya juga imbau pada orangtua agar mengawasi anak-anaknya. Karena bermain mercon akibatnya sangat berbahaya,” imbaunya.(Shn)

Read previous post:
Mudik Dilarang, Agen Bus Sepi Penumpang

Close