KENDARAAN MASUK TEMANGGUNG DIPERIKSA DI PERBATASAN-Tak Bawa Surat Bebas Corona Wajib Jalani Rapid Antigen


TEMANGGUNG (MERAPI) – Kepolisian Resort Temanggung dan Pemkab setempat lakukan penyekatan di sejumlah jalan pintu masuk di kabupaten tersebut dalam kaitannya larangan mudik Lebaran. Pelintas diperiksa kelengkapan surat-surat, utamanya surat bebas Covid-19. Bagi mereka yang tidak bisa menunjukkannya selanjutnya menjalani rapid antigen.
Bupati Temanggung Al Khadziq mengatakan penerapan larangan mudik mulai 6 sampai 17 Mei, namun sebelumnya sudah dilakukan penyekatan untuk amankan masyarakat dari penyebaran Covid-19.
“Penyekatan di sejumlah jalan bagi pemudik. Mereka diperiksa. Yang tidak punya surat bebas Covid-19 diminta jalani rapid tes antigen,” kata Al Khadziq, di sela pemantauan penyekatan jalan, di pos Kaliampau, Senin (3/5).

Dia mengatakan pada penerapan larangan mudik, semua pemudik yang lewat diminta putar balik. Penyekatan juga secara berjenjang mulai di tingkat kabupaten, pintu masuk kecamatan sampai di tingkat desa. “Semua pemudik diperlakukan sama. Tidak ada pengecualian sama sekali,” kata dia.
Bagi pemudik yang sudah sampai akan didatangi petugas puskemas didampingi Babinsa dan Bbhabinkamtibmas. Mereka diminta jalani swab secara mandiri dan jika positif langsung lakukan isolasi mandiri tetapi kalau negatif tidak masalah.
Kapolres Temanggung AKBP Benny Widiyanto mengatakan berdasar pantauan peningkatan arus lalu lintas terjadi pada Sabtu dan Minggu. Sedangkan Senin cenderung turun. Sebab, Senin baru kerja. Sehingga diperkirakan Sabtu Minggu sebagai titik kenaikkan arus.

“Kami periksa 68 kendaraan pada Minggu, dan 9 pengendara harus menjalani rapid antigen. namun semua hasilnya negatif,” kata dia.
Pemeriksaan, katanya dipriortaskan kendaraan luar provinsi dan atau luar kota yang jaraknya jauh dari Temanggung. Polres dan Pemkan akan terus meningkat sosialisasi pada masyarakat agar tidak mudik. “Semoga warga mau sabar untuk tidak mudik, silaturahim gunakan alat telekomunikasi. Nanti jika kasus telah melandai baru mudik,” kata dia. (Osy)

Read previous post:
Sejumlah perupa yang ikut memajang karya di Tobong Gamping Resto Piyungan.
Wi-Dada Harga Dumilah, Geliat Pameran di Yogya Timur

MESKI kondisi pandemi Covid-19 belum ada tanda-tanda berakhir. Namun dengan keterbatasan gerak sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan, sejumlah perupa

Close