DICEGAT DI PRAMBANAN, MOBIL DITAHAN-Travel Gelap Gagal Masuk Yogya

SLEMAN (MERAPI)- Aparat Satlantas Polres Sleman terus meningkatkan patroli di wilayah berbatasan untuk menyukseskan program larangan mudik demi menekan penyebaran virus corona. Beberapa hari lalu, petugas menemukan travel gelap membawa pemudik melintas di Prambanan dan kemudian
meminta para pemudik agar putar balik ke daerah asal.
Kasat Lantas Polres Sleman AKP Anang Tri Nuvian SH kepada wartawan, Senin (3/5) menjelaskan, armada travel itu baru bisa diambil oleh pemiliknya setelah selesai pengamanan Lebaran dengan menunjukkan bukti pembayaran tilang.
“Kita dapatkan travel berplat hitam, di dalamya ada lima orang. Mereka mengakui akan mudik dari Jawa Tengah. Kita berikan tilang dan kendaraan kita amankan,” beber AKP Anang Tri Nuvian SH.
Dengan temuan tersebut, kata dia, polisi kini mengintensifkan patroli dan pengamanan terutama di sejumlah jalur tikus. AKP Anang mengungkapkan, kalau ada beberapa jalur tikus di wilayah Prambanan dan Tempel.
“Wilayah Tempel terdapat 8 titik, sedangkan Prambanan terpantau 3 jalur tikus. Kita perketat dan patroli di jalur tikus menuju Yogya ditingkatkan,” ucapnya.
Menurutnya, saat ini patroli dilakukan tiga shift, namun waktu dan jam masih dirahasiakan serta menyesuaikan kondisi di lapangan. Patroli tidak hanya melibatkan polisi berpakaian dinas, tapi dari unsur Reskrim berpakaian yang dikenakan menyesuaikan.
Meskipun ada larangan mudik, Polres Sleman tetap mengantisipasi kemacetan di sejumlah jalur. Sebanyak lima pos pengamanan, akan didirikan polres yakni di Prambanan, Tempel, Ambarukmo Plaza, Gamping dan Kaliurang.
Dari kelima pospam itu, ujar Anang, lokasi penyekatan hanya dilakukan di pos Prambanan dan Tempel. Sedangkan pos di Kaliurang, sekaligus untuk pos pelayanan karena mengampu tempat wisata dan kelancaran arus lalu lintas.
“Selain Kaliurang, tempat wisata lainnya yang kita atensi adalah Tebing Breksi dan Monjali. Kemacetan arus lalu lintas tetap kita antisipasi,” jelasnya.
Kapolres Sleman AKBP Anton Firmanto SIK menambahkan, sebanyak 213 personel disiagakan untuk melakukan penyekatan. Jumlah itu belum ditambah ditambah dari instansi terkait yang tergabung dalam pengamanan Lebaran.(Shn)

Read previous post:
Pupuk Berbahan Urin Kelinci, Tambahan Rezeki saat Pandemi

SEBAGIAN warga berusaha bisa menambah rezeki saat pandemi Covid-19 belum berakhir seperti sekarang. Apalagi ketika harga barang kebutuhan sehari-hari biasa

Close