Anggota Komentar Miring Tragedi Nanggala-402, Kapolres Sleman Minta Maaf


DEPOK (MERAPI)- Mabes Polri mengambil alih berkas perkara dugaan ujaran kebencian yang diduga dilakukan anggota Polsek Kalasan, Sleman FI (41). Polisi berpangkat Aipda ini, sebelumnya berkomentar miring terhadap tragedi Kapal KRI Nanggala-402. Terkait kejadian ini, Kapolres Sleman meminta maaf dengan bersilaturahmi ke Markas Komando Lanal Yogyakarta di Baciro, Gondokusuman, Yogyakarta, Senin (26/4).
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto SIK mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan pemeriksaan maraton terhadap oknum tersebut. “Kalau tidak ada perubahan, yang bersangkutan hari ini (kemarin) akan dibawa ke Mabes Polri,” Kata Kombes Yuliyanto, Selasa (27/4).

Nantinya, kata Yuli, yang bersangkutan akan ditangani Propam Mabes dan Bareskrim Polri. Berdasarkan hasil pemeriksaan bidang Ditkrimsus yang sudah dilakukan Polda DIY, status oknum polisi menjadi calon tersangka pelanggaran pidana Informasi Teknologi Elektronik (ITE).
Menurutnya, hal tersebut seperti yang dimaksud pasal 45 ayat 2 junto 28 ayat 2 UUD nomor 11 tahun 2016 tentang perubahan UUD nomor 11 tahun 2008 tentang ITE ancaman pidana 6 tahun atau denda paling banyak Rp 1 Miliar.
Melihat pasal yang disangkakan, komentar oknum polisi diduga menimbulkan ujaran kebencian. Kendati demikian, penyidik akan memeriksa apakah komentar tersebut memenuhi unsur dari pasal yang disangkakan. “Karena prosesnya diambil alih, Mabes yang menentukan,” jelasnya.

Kombes Yuliyanto menambahkan, pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan kejiwaan oknum polisi yang diduga pernah mengalami depresi. “Pemeriksaan sudah dilakukan, tapi hasilnya belum keluar, kami juga masih menunggu,” katanya.
Kapolres Sleman AKBP Anton Firmanto SIK, memohon permintaan maaf atas kejadian yang sempat viral di media sosial. Hal itu disampaikan saat mengunjungi Markas Komando Lanal Yogyakarta di Baciro, Gondokusuman, Yogyakarta, Senin (26/4).
Kapolres datang didampingi Pejabat Utama Polres Sleman. Rombongan disambut hangat oleh Komandan Lanal Yogyakarta Kolonel Laut Damayanti SH MM di ruang kerjanya.
Dalam sambutanya Kapolres menyampaikan ucapan terima kasih karena telah diperkenankan hadir sebagai wujud dari sinergitas TNI-Polri yang selama ini telah terjalin dengan baik. Selain itu, kehadiranya untuk memperkuat tali silaturahmi antara TNI-Polri.

Menurut Kapolres, kunjungan ke TNI AL sebagai upaya tetap memelihara stabilitas ketertiban dan keamanan guna mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif. Langkah ini diambil sebagai wujud permintaan maaf atas kejadian yang sempat viral di media sosial.
Sementara itu, Danlanal Yogyakarta menyambut baik kehadiran Kapolres Sleman beserta jajarannya. Dalam kesempatan itu, pihaknya juga berharap dapat terus bersinergi dalam pelaksanaan tugas ke depan.
Seperti diketahui, seorang anggota polisi personil Polsek Kalasan diamankan Polda DIY, Minggu (25/4) malam usai diduga berkomentar miring di media sosial facebook terkait tragedi tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402. Postingan anggota berinisial FI itu memicu kemarahan sejumlah pihak, bahkan anggota TNI AL sempat mendatangi Mapolsek Kalasan untuk meminta klarifikasi.(Shn)

Read previous post:
Pengaruh Ekonomi bagi Warga dalam Kegiatan Kampung Ramadhan Jogokariyan

RAMADHAN merupakan bulan yang penuh berkah dan selalu ditunggu-tunggu kedatangannya bagi umat muslimin dan para pelaku usaha makanan buka puasa

Close