Corona di DIY Masih Tinggi, Sehari Tambah 292 Kasus


YOGYA (MERAPI)-Kasus corona di Yogya nyatanya masih saja tinggi hingga saat ini. Buktinya, Pemda DIY melaporkan penambahan 292 kasus positif Covid-19, Rabu (14/4) sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 36.240 kasus.
“Penambahan kasus sembuh sebanyak 290 kasus sehingga total sembuh menjadi 30.526 kasus dan 5 kasus meninggal sehingga total kasus meninggal menjadi 874 kasus,” jelas juru bicara Pemda DIY untuk penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih.
Dikatakan, distribusi kasus terkonfirmasi Covid-19 terdiri dari 45 warga Kota Yogyakarta, 95 warga Bantul, 30 warga Kulon Progo, 3 warga Gunungkidul, dan 119 warga Sleman.
“Rincian riwayat kasus terdiri dari 35 kasus periksa mandiri, 230 kasus hasil tracing kasus sebelumnya, 1 kasus perjalanan luar kota, dan 24 kasus belum ada info,” jelasnya.

Sedangkan distribusi kasus sembuh terdiri dari 18 warga Kota Yogyakarta, 74 warga Bantul, 34 warga Kulon Progo, 12 warga Gunungkidul, dan 152 warga Sleman.
Rincian kasus meninggal terdiri dari kasus 25.724, Laki-laki usia 60 tahun warga Gunungkidul, kasus 35.222 perempuan usia 71 tahun warga Bantul, kasus 35.945 perempuan usia 62 tahun warga Sleman, kasus 35.953 perempuan usia 60 tahun warga Sleman, dan kasus 36.245 Laki-laki usia 64 tahun warga Sleman.
Sementara itu vaksinasi Covid-19 secara massal untuk warga lanjut usia (lansia) akan dilanjutkan di Kota Yogyakarta. Kegiatan vaksinasi Covid-19 secara massal itu bagian dari upaya percepatan vaksinasi untuk lansia di Kota Yogyakarta.
“Kami akan melakukan vaksinasi massal di malam hari untuk lansia. Karena target vaksinasi lansia akan kami percepat. Termasuk untuk tokoh masyarakat,” kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, Rabu (14/4).

Dia menyatakan, saat ini baru dilakukan persiapan teknis terkait pelaksanaan vaksinasi massal untuk lansia itu. Terutama terkait jumlah warga lansia yang akan diundang untuk vaksinasi massal setiap Jumat malam. Termasuk berkoordinasi dengan wilayah kelurahan, kemantren dan warga sekitar.
“Rencana vaksinasi di malam hari hanya dua jam. Dari pukul tujuh malam sampai Sembilan malam di Balaikota Yogya,” ujar Wakil Walikota Yogyakarta itu.
Pihaknya juga mewacanakan warga yang mengantar lansia vaksinasi akan mendapat vaksinasi Covid-19. Dicontohkan apabila ada satu orang yang mengantarkan tiga orang lansia untuk vaksinasi Covid-19 itu maka satu orang pengantar berhak menjadi bagian untuk divaksin.
Dia menyebut ketersediaan vaksin Covid-19 di Kota Yogyakarta kini mencapai sekitar 40.000 dosis. Jumlah itu termasuk tambahan distribusi vaksin sekitar 30.000 dosis vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat, belum lama ini.

Selama bulan Ramadan, vaksinasi Covid-19 juga masih berjalan di fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Yogyakarta. Dia menjelaskan pada hari pertama puasa, total ada sekitar 1.300 orang yang telah divaksin Covid-19 di puskesmas, rumah sakit dan klinik di Kota Yogyakarta.
“Selama bulan Ramadan, vaksinasi tetap kami jalankan di fasilitas layanan kesehatan di puskesmas, rumah sakit dan klinik. Kami perkirakan setiap hari selama Ramadan kapasitas vaksinasi sekitar 1.300 orang,” tambah Heroe.(C-4/Tri)

Read previous post:
MERAPI-HUMAS SLEMAN Bupati Sleman Sri Purnomo melakukan penyemprotan disinfektan di ruangan Masjid Agung Sleman.
Takmir Masjid Diminta Tempatkan Pengawas Prokes

SLEMAN (MERAPI) - Pemerintah Kabupaten Sleman selama Ramadhan meminta kepada takmir masjid/mushalla untuk menempatkan petugas pengawas protokol kesehatan (prokes) guna

Close