Perempatfinal Piala Menpora Beri Gambaran Komposisi PSS

BANDUNG (HARIAN MERAPI) – Laga perempat final Piala Menpora menghadapi Bali United, Senin (12/4) malam memberi gambaran lebih jelas pada Dejan Antonic tentang komposisi pemain PSS Sleman untuk Liga 1 musim 2021/2022. Pelatih PSS itu melihat bagaimana karakter dan sejauh mana kengototan pemain saat menghadapi tekanan. Karakter dan kengototan bagi Dejan adalah salah satu ukuran menentukan siapa saja yang bisa mengisi slot 11 pemain utama musim depan.

“Bukan teknis seperti skill saja. Tapi bagaimana pertarungan mereka di lapangan, kengototan, dan bisa tidak cepat ambil keputusan. Gambarannya akan jelas ketika mereka bisa keluar dari tekanan,” kata Dejan.

Piala Menpora memang jadi ajang pemanasan saja buat PSS. Hasil memang penting tapi bukan hal utama yang dicari. Dejan bersama manajemen ingin membangun tim lewat filosofi sepakbola menyerang dengan pemain yang tak takut bertarung selama 90 menit. Para pemain yang didatangkan seperti Fabio Beltrame, Irfan Jaya, dan Kim Jeffrey Kurniawan bersama dua legiun asing, Mario Maslac dan Nicolas Velez merupakan bagian dari rencana itu.

Manajemen melalui Direktur Utama (Dirut) PT Putra Sleman Sembada (PSS) Marco Gracia Paulo juga punya visi sama dengan Dejan. “Visi kami tiga tahun ke depan, membangun tim yang tidak hanya kuat di lapangan tapi juga di industrinya. Butuh proses tapi setelah ini kami pasti evaluasi,” sambung Marco.

Visi manajemen dan pelatih ditangkap para pemain. Beltrame misalnya, yakin PSS akan jadi momok menakutkan saat liga nanti. Komposisi pemain yang ada sekarang menurut bek senior yang didatangkan dari Persib Bandung itu sudah cukup untuk memberi ketakutan ke pesaingnya. Namun butuh proses panjang untuk meramunya. “Selama di Piala Menpora latihannya hanya 10 hari, itu belum cukup tapi para pemain sudah mengejar sampai ke sini dan mulai menunjukkan kekompakan. Saya yakin dengan tim ini,” tegas bek berusia 36 tahun itu. (Des)

Read previous post:
RAKERDA PSTI DIY – LTAD Jadi Fokus Garapan Pengurus

YOGYA (HARIAN MERAPI) - Pengurus Daerah Persatuan Sepaktakraw Indonesia (Pengda PSTI) Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2021- 2025 terus bergerak. Setelah

Close