TIGA TAHUN PLTS RUSAK Prajurit TNI Hidupkan Penerangan Desa Yabanda

KEHADIRAN prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY membaa perubahan secara signifikan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan. Khususnya bagi warga Desa Yabanda Distrik Yaffi Kab. Keerom, Papua  Dimana desa tersebut sudah 3 tahun gelap gulita di malam hari akibat tidak adanya penerangan. Masyarakat di desa itu tidak lagi bisa menikmati penerangan disebabkan PLTS rusak yang berujung pada padamnya aliran listrik.

Melihat fenomena tersebut, Dansatgas Yonif Mekanis 512/QY Letkol Inf Taufik Hidayat segera memerintahkan anggotanya untuk melakukan perbaikan sekaligus pesangan aliran listrik, Senin (12/4/2021).

“Sudah tiga tahun lamanya masyarakat Desa Yabanda tidak merasakan penerangan pada malam hari, dikarenakan PLTS di kampung tersebut rusak dan menyebabkan padamnya listrik. Tentu dengan kondisi itu membuat akitivas masyarakat terganggu, khususnya anak-anak tidak dapat belajar saat malam karena tak ada penerangan,” tegas Letkol Taufik.

Selanjutnya, Danpos Yabanda Letda Inf Hendriusai menerima perintah Letkol Taufik segera menindaklanjuti untuk bersama  beserta Dantonkom turun langsung ke Desa Yabanda guna untuk memperbaiki PLTS yang sudah tidak berfungsi tersebut.

“Dengan kerja keras yang di lakukan tim kkomunikasi beserta personil Yonif mekanis 512/QY serta antusias nya warga kampung yang membantu untuk menghidupkan kembali listrik di desa yabanda pada akhirnya jerih payah tersebut berhasil lancar dan listrik yang sudah 3 tahun mati sekarang dapat menyala kembali” ujar Dantonkom Letda Agung.

Musi Mambrako selaku tokoh masyarakat mengatakan “kami sangat berterima kasih kepada bapak TNI yang sudah memperbaiki PLTS di kampung kami sehingga kami dapat merasakan penerangan lagi ketika malam hari, kami sangat senang karena listrik di kampung kami sudah bisa beroperasi kembali” ujarnya.

Remaja di desa Yabanda juga turut merasakan kegembiraan karena listrik di kampung Yabanda sudah bisa beroperasi kembali.

“Abang kami sangat senang Abang jadi kami bisa bermain lagi di malam hari karena sudah ada lampu, biasanya kami ketika hari sudah gelap kami tidak tau mau berbuat apa, paling kami hanya diam di rumah dan tidur hingga cahaya matahari dapat memberi penerangan kembali pada desa kami” ucap Herbert salah satu pemuda.   (Fin)

Read previous post:
MERAPI-ISTIMEWA Guru yang sedang sakit dikunjungi prajurit TNI
SATGAS PAMTAS RI-PNG BERIKAN OBAT Guru Sakit Dijenguk Prajurit TNI

Close