LAPAS NARKOTIKA YOGYA DEKLARASI ANTI NARKOBA-Sipir Jadi Kurir Narkoba Bakal Langsung Dipecat


SLEMAN (MERAPI) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Yogyakarta di Pakem Sleman melakukan Deklarasi Stop Narkoba, Jumat (9/4). Deklarasi dilakukan untuk mewujudkan sebagai lapas Bersinar (Bersih dari Narkoba).
“Kami mengapresiasi Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta yang telah melakukan Deklarasi Stop Narkoba untuk mewujudkan lapas Bersinar,” ujar Direktur Keamanan dan Ketertiban Dirjen Pemasyarakatan Kantor Kementerian Hukum dan HAM RI, Abdul Aris disela-sela apel dan deklarasi.
Dengan adanya deklarasi Stop Narkoba, lapas Kelas IIA Yogyakarta menjadi pilot project lapas Bersinar di Indonesia. Sehingga diharapkan komitmen dan kesungguhan dalam memerangi narkoba dapat menjadi contoh bagi lapas narkotika daerah lain.

Untuk itu pihaknya meminta petugas lapas jangan sampai terlibat jaringan narkoba. Bila terindikasi ada keterlibatan akan langsung ditindak tegas. Karena sebelumnya di Indonesia ada 48 petugas lapas dipecat karena terlibat dalam peredaran gelap dengan menjadi kurir narkoba.
“Kami mengimbau jangan sampai ada petugas kita yang terlibat narkoba salah satunya sebagai kurir. Bila terindikasi ada keterlibatan, kita tidak segan-segan melakukan pemecatan,” lanjut Aris menjelaskan.
Untuk itu, upaya dalam memerangi narkoba itu menjadi tugas semua pihak khususnya petugas Penjara Pintu Utama (P2U). Bila petugas P2U dapat mencegah masuknya narkoba ke dalam lapas, maka dipastikan akan bersih dan bebas dari narkoba.
“Pencegahan dan penindakan harus terus dilakukan. Kami tidak akan memberikan toleransi kepada petugas yang bermain (terlibat narkoba). Jangan sampai pertaruhan karir sebagai petugas lapas dengan menjadi kurir narkoba yang tidak seberapa,” tegasnya. (Usa)

Read previous post:
Nyambi Bisnis Pil Koplo, Buruh Bangunan Ditangkap

Close