Dipaksa Overtime, Bima Perkasa Menyerah dari Satria Muda

BOGOR (HARIAN MERAPI) – Bima Perkasa Jogja (BPJ) belum bisa menggeser Louvre United Surabaya di posisi tiga klasemen sementara Divisi Merah setelah kalah 70-76 atas Satria Muda Jakarta di Robinson Cisarua Resort, Rabu (7/4). Kekalahan ke-7 Bima Perkasa membuat wakil Yogyakarta itu masih berada di peringkat empat klasemen sementara dengan 21 angka sama dengan Louvre di peringkat tiga.

Arki Dikania Wisnu mencetak 26 angka bagi Satria Muda, termasuk dua three points terakhir yang memenangkan pertandingan. Sedang rookie Bima Perkasa, Samuel Devin Susanto mencetak 25 poin Indra Muhammad mencetak 15 angka dan R Azzaryan Pradhitya menyumbang 12 poin.

Tingginya field goals Bima Perkasa yang mencapai 57 persen di kuarter pertama mengejutkan Satria Muda. Empat dari lima percobaan tiga angka juga tepat sasaran. Bima di atas angin lalu meninggalkan Satria Muda 22-16 di sepuluh menit pertama. Di kuarter dua, Satria Muda memperketat area pertahanan sehingga jalur bola taktik kick out Azzaryan Pradhitya dan kawan-kawan tertutup. David Singleton meresponnya dengan mengubah taktik sehingga keran poin Galank Gunawan dan kawan-kawan terus mengalir melalui drive individu Samuel Devin, Azzaryan Pradhitya, dan Galank Gunawan.

“Saya puas dengan babak pertama. Mental mereka tidak turun meski beberapa kali Satria Muda mau menyusul skor. Saya harap ke depan permainan mereka terus seperti babak pertama,” kata David Singleton di sela pertandingan.

Mengawali kuarter tiga dengan keunggulan dua angka, 37-35, Bima Perkasa mengunci para pemain Satria Muda di paint area dengan double team. Arki Wisnu, Lurent Oei, dan Hardianus kesulitan mencetak angka. Sementara Bima Perkasa melaju 45-37 lewat dua lemparan tiga angka Samuel Devin dan Azzaryan Pradhitya di paruh kuarter tiga. Lemparan tiga angka Kevin Yonas sempat menyamakan skor 46-46 namun Restu Dwi Purnomo kembali menjauhkan skor menjadi 49-46. Tiga angka Indra Muhammad bertepatan dengan buzzer menutup kuarter tiga dengan 54-46.

Bima Perkasa harus bermain tanpa Ali Mustofa dan Azzaryan Pradhitya. Dua pemain penting itu tak bisa melanjutkan pertandingan lantaran cedera bahu yang cukup parah. Restu Dwi Purnomo juga ditarik keluar setelah mendapatkan empat kali foul. David Singleton memperkuat defense dengan memasukan Galank Gunawan. Bersama Isman Thoyib, Galank sukses menjadi momok di area pertahanan sehingga Satria Muda hanya mencetak mampu mencetak enam angka selama empat menit kuarter empat berjalan. Namun Galank harus keluar lapangan menit ke-6 karena foul out.

Keluarnya Galank memberi keleluasaan bagi pemain Satria Muda. Apalagi sejumlah pemain Bima Perkasa sudah terkena empat kali foul. Kelonggaran defense Bima Perkasa membawa Satria Muda nyaman mencetak poin melalui free throw sehingga unggul 62-61. Laga berlanjut ke overtime setelah skor sama kuat 66-66 hingga akhir kuarter.

Bima Perkasa kehabisan bensin di overtime sehingga tak bisa mengimbangi kecepatan permainan Arki Wisnu dan kawan-kawan lalu menyerah 70-76. (Des)

Read previous post:
Positif Corona di DIY Tambah 272 Kasus

Close