Hadapi Persebaya Besok, Bek PSS Siap Kerja Keras

BANDUNG (HARIAN MERAPI) – Para pemain PSS Sleman harus bekerja keras jika ingin memetik angka penuh atas Persebaya Surabaya di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Rabu (7/4) malam. Tiap lini tidak boleh membuat kesalahan sekecil apapun.

“Artinya harus main sempurna. Dari belakang sampai depan koordinasinya bagus dan kuat. Kuncinya itu,” kata pelatih PSS Dejan Antonic, Senin (5/4) sore.

Pesan itu juga sampaikan ke para penggawa Laskar Sembada yang terus mematangkan taktik menghadapi Persebaya dalam partai hidup mati di Grup C Piala Menpora itu. Barisan pertahanan PSS yang dikomandoi Mario Maslac tak mau kecolongan. Maslac pun menjanjikan bahwa benteng PSS bakal menerapkan disiplin tinggi melawan gempuran Samsul Arif dan kawan-kawan.

Ia juga sesumbar bahwa pertahanan kuat PSS akan membawa tiga angka bagi tim lalu lolos ke perempat final Piala Menpora. “Kami tahu betul siapa yang kami hadapi dan apa yang menanti kami. PSS akan keluar sebagai pemenangnya. Sekarang kami sedang berlatih keras,” kata Maslac.

Tentang kompatriotnya di lini belakang, pemain berdarah Serbia itu yakin pada pilihan Dejan. Fabiano Beltrame, Aaron Evans, maupun Asyraq Gufron menurutnya sama saja. Bukan sosok yang penting, namun kekompakannya. “Saya percaya dengan pilihan coach Dejan siapa yang bakal dipasang di lini belakang. Yang penting kami bisa saling mengisi kekurangan satu sama lain saat main nanti,” sambung Maslac.

Pemain asal Serbia itu pun bersiap guna membantu Laskar Sembada mengalahkan Persebaya yang sudah dipastikan lolos lebih dulu. Sejauh ini PS Sleman mengantongi empat poin hasil dari menang lawan Persik, kalah dari Madura United, dan imbang lawan Persela.

“Kami berharap dan yakin bahwa kami akan membuat hasil yang bagus untuk klub yang hebat dan penggemar yang begitu baik,” kata Mario Maslac.

Dalam persiapannya, PSS mematangkan taktik yang akan digunakan nanti. Penggawa Elang Jawa juga diuntungkan waktu recovery lebih lama dibandingkan Persebaya. “Kami menpersiapkan taktik untuk kami bisa saling mengenal sebagai satu tim, dan juga untuk meningkatkan permainan,” tambah Maslac.

Sementara itu keseriusan PSS membuat pelatih Persebaya, Aji Santoso berubah pikiran. Sebelumnya ia ingin melakukan rotasi pemain di laga terakhir yang hasilnya tak berpengaruh bagi mereka. Namun setelah mendengar genderang perang PSS, Aji tidak menutup kemungkinan untuk kembali memasang penggawa utama mereka. Pikiran itu sekaligus untuk menjawab nyinyiran di media sosial bahwa mereka main mata dengan PSS. “Melihat pertandingan terakhir saya jadi ingin menurunkan pemain utama juga apalagi mereka masih membuktikan diri dalam latihan. Saya pastikan tidak ada main mata, target kami masih meraih kemenangan,” tegas Aji Santoso. (Des)

Read previous post:
KELUARGA DESSY MINTA POLISI TEGAS-Kakak Korban: Nyawa Dibalas Nyawa

Close