Tahanan Kabur Diduga Bersembunyi di Hutan

WONOSARI (MERAPI)-Jajaran Kepolisian Sektor Gedangsari, Polres Gunungkidul masih memburu tersangka pencuri Ja (26) warga Karanganyar, Ngalang, Kapanewon Gedangsari yang dilaporkan kabur dari ruang tahanan mapolsek setempat. Polres Gunungkidul menyatakan tersangka Ja sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Polisi menduga dia kabur ke hutan.
Tersangka sebelumnya dalam status tahanan berdasarkan Surat Perintah Penahanan SP HAN/01/1/2021/Reskrim. Dia diduga sebagai pelaku pencurian beberapa ponsel di Kapanewon Gedangsari. “DPO terhadap tersangka pelaku pencurian dilakukan kepolisian dengan harapan keberadaannya dapat diketahui atau yang bersangkutan segera menyerahkan diri,” kata Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Suryanto kepada wartawan, Selasa (9/3).

Seperti diketahui, tersangka ini kabur dari ruang tahanan kepolisian
Sektor Gedangsari pada malam hari akhir pekan lalu setelah berhasil menggelabui petugas. Saat dalam tahanan kepolisian, tersangka pura-pura sakit. Bahkan sesaat setelah itu dia juga meminta makanan kepada petugas. Setelah petugas memberikan makanan, diduga lupa tidak mengunci pintu ruang tahanan. Kesempatan itu digunakan tersangka untuk melarikan diri. Kejadian itu diketahui petugas beberapa saat setelah tersangka kabur. Suryanto menambahkan, dari informasi salah satu warga Kalurahan Ngalang, Gedangsari tersangka sempat diketahui keberadaannya di salah satu tempat di kalurahan tersebut. Tetapi kemudian setelah diinformasikan kepada petugas kepolisian, pria buron polisi yang diketahui berprofesi sebagai pelatih olah raga silat itu melarikan diri dan diduga bersembunyi di hutan.

Iptu Suryanto mengatakan Propam Polda DIY juga melakukan pemeriksaan terhadap anggota Polsek Gedangsari terkait dengan kaburnya tahanan kasus pencurian tersebut. Menurutnya, sampai dengan saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan secara pasti kronologi kaburnya tahanan di Polsek Gedangsari itu. Namun demikian, berdasarkan informasi awal yang ia terima, pelaku meminta makanan untuk berbuka puasa. Beberapa saat kemudian yang bersangkutan justru sudah tidak berada di tahanan. Anggota polsek kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku pencurian tersebut. “Saat ini masih dalam penyelidikan Propam Polda DIY termasuk sedang ditelusuri penyebab dan kronologi tahanan tersebut bisa melarikan diri,” ucapnya.
Dijelaskan, kondisi Gunungkidul dengan medan yang berbukit menjadi salah satu kendala dalam melakukan pencarian. Meskipun begitu, diduga Ja masih berada di wilayah Gunungkidul. Kemungkinan lari menjauhi permukiman warga dan bersembunyi ke hutan. (Pur)

Read previous post:
Ekosistem Digital Mendorong Peningkatan Daya Saing UMKM

PANDEMI Covid-19 di Indonesia mengakibatkan diterapkan pembatasan sosial, hingga orang harus mencari cara agar tetap dapat berinteraksi. Teknologi informasi menjadi

Close