Jatuh ke Kubangan, Bocah Lima Tahun Tewas

PANJATAN (MERAPI) – Seorang bocah warga Padukuhan Kanoman VI, Kalurahan Kanoman, Kapanewon Panjatan, Kulonprogo, TK Hernawan, meninggal dunia setelah jatuh tercebur ke dalam kubangan air di belakang rumahnya, Selasa (2/3). Jasad bocah berusia lima tahun itu ditemukan orangtuanya saat mencari keberadaannya dengan dibantu warga.
Menurut keterangan, peristiwa naas ini bermula saat Hernawan tidur siang bersama orangtuanya, sekira pukul 14.00 WIB. Namun saat orangtuanya bangun pada pukul 15.00 WIB, Hernawan sudah tidak ada di tempat.
“Dibantu warga, orangtua Hernawan kemudian mencari keberadaan bocah tersebut,” kata Kapolsek Panjatan AKP Dwi Harun K, saat dihubungi Rabu (3/3).

Betapa terkejutnya orangtua Hernawan lantaran mendapati tubuh anaknya di dalam kubangan air berkedalaman satu meter di belakang rumahnya. Warga kemudian mengangkat tubuh Hernawan, namun bocah malang itu sudah tidak bernyawa. Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke pihak berwajib.
“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas Puskesmas Panjatan I, korban dinyatakan meninggal dunia. Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuhnya,” imbuh Dwi Harun.

Kuat dugaan, Hernawan meninggal lantaran tidak bisa menyelamatkan diri dan tenggelam di kubangan. Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry kemudian meminta agar para orangtua tidak lengah dalam mengawasi putra-putrinya. Ia berharap peristiwa serupa tidak terulang.
“Orangtua bisa bergantian dalam memberikan pengawasan,” ucapnya.(Unt)

Read previous post:
Guru Prioritas Dapat Vaksin Tahap Kedua

WONOSARI (MERAPI) - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memprioritaskan guru atau tenaga pendidik mendapat vaksin Covid-19 tahap kedua, dalam rangka persiapan pembelajaran

Close