Mayat Bayi di Dalam Tas Gegerkan Warga Maguwoharjo


DEPOK (MERAPI)- Sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan terbungkus tas tergeletak di sebelah timur pertigaan Gang Semar, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Rabu (3/3) siang. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab bayi yang diperkirakan baru lahir itu tewas serta melacak pelaku yang membuangnya.
Di dalam tas juga ditemukan kertas uang diduga wasiat pembuang bayi tersebut. Di selembar kertas ditemukan tulisan: “Dengan Menyesal dan Terpaksa maafkan Kami Nak Ibu dan Ayah tidak bisa merawatmu Karena Kami tidak ada biaya Jaga diri baik baik ya… Dimohon Sangat Tolong rawat anak saya tolong…” . Alfina Nur Hidayah 03 Maret 2021 08.53. Polisi masih menyelidiki surat wasiat itu. Namun kuat dugaan ditulis oleh pembuang atau orangtua bayi tersebut.

Penemuan mayat bayi tersebut pun menggegerkan warga setempat. Saksi mata di lokasi kejadian, Aminatun (45) menceritakan, awalnya sekira pukul 10.30 WIB, mayat bayi pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang sedang bermain di sekitar lokasi kejadian.
Pada saat sedang bermain, anak-anak melihat sebuah tas mencurigakan di tepi jalan. Karena dikira sampah, sempat tas tersebut ditendang-ditendang. Namun setelah dilihat isinya, ternyata di dalam ada sesosok bayi berjenis kelamin perempuan.
Mengetahui hal itu, anak-anak yang menemukan lantas memberitahukan kepada warga sekitar. Warga yang mendapatkan informasi tersebut, selanjutnya bergegas ke lokasi kejadian untuk melihat bayi itu.
Setelah dipastikan bahwa yang berada di dalam tas adalah bayi, warga menghubungi petugas Polsek Depok Timur yang langsung bergegas ke lokasi kejadian.

“Saat ditemukan, posisi bayi berada di dalam tas dibungkus dengan tisu. Diduga bayi baru saja dilahirkan karena masih ada bercak darah di sekitar tas,” kata Aminatun.
Kapolsek Depok Timur Kompol Suhadi saat dikonfirmasi terpisah membenarkan adanya temuan mayat bayi tersebut. Namun demikian, pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mengetahui orangtua yang tega membuang anaknya.
Menurutnya, dari hasil pemeriksaan identifikasi yang dilakukan oleh Dokpol Polres Sleman, bayi perempuan itu mempunyai berat 600 gram dan panjang 33 centimeter. Diperkirakan masih berumur 28 Minggu (prematur).
“Mayat bayi perempuan itu tidak ada luka luar ataupun kekerasan, anggota tubuh sudah utuh,” kata Kompol Suhadi.

Selain itu, bayi tersebut lahir dalam keadaan hidup mengingat dada sudah mengembang dan diperkirakan umur masih 28 sampai 30 Minggu. Waktu meninggal, usia bayi diperkirakan tidak lebih dari 2 jam. Menurut Suhadi, kini pihaknya masih mengembangkan temuan di lokasi kejadian untuk memburu pelaku pembuangan. Termasuk menyelidiki surat wasiat di dalam tas tersebut.
“Kertas bertuliskan pesan itu ditemukan di dalam tas. Meskipun demikian, kami belum bisa menyimpulkan siapa pembuang dari bayi tersebut,” pungkasnya.(Shn)

Read previous post:
Wawan Febrianto Mengundurkan Diri dari PSS

SLEMAN (HARIAN MERAPI) - Belum juga latihan bersama Bagus Nirwanto dan kawan-kawan, Wawan Febrianto yang tiga hari lalu mengikat kontrak

Close