Kalah Tawuran, Geng Pelajar Wadul Polisi


YOGYA (MERAPI)- Setelah tiga bulan dilakukan pencarian, enam orang anggota geng pelajar berhasil diamankan petugas Satreskrim Polresta Yogyakarta. Mereka dilaporkan anggota geng lain yang merupakan lawan tawuran para pelaku. Korban melapor setelah kalah tawuran dan dianiaya gerombolan pelaku.
Kasat Reskrim Polresta Yogya Kompol Riko Sanjaya SIK kepada wartawan Selasa (2/3) mengatakan, hingga kini petugas masih memburu 4 pelaku anggota geng pelajar lainnya.
Sementara para pelaku yang diamankan adalah BP (16) warga Banguntapan, AS (16) warga Depok Sleman, MP (20) warga Banguntapan, AZ (22) warga Depok Sleman, AP (24) warga Maguwoharjo Sleman dan AC (17) warga Caturtunggal Depok.

Menurut Riko Sanjaya SIK, penangkapan pelaku ini berawal dari adanya laporan korban Derry (17) warga Condongcatur Depok. Korban dan teman-temannya melapor setelah kalah tawuran dari geng Sorjem yang beranggotakan para pelaku.
“Rombongan korban ini geng BBC, karena kalah tawuran dengan geng pelaku, mereka lapor ke Polresta Yogyakarta. Pelaku ditangkap di rumahnya masing-masing,” beber Kompol Riko, kepada wartawan, Selasa (2/3).
Dikatakan, peristiwa tersebut berawal saat korban Derry menantang salah seorang pelaku untuk mengajak tawuran pada awal Desember 2020 lalu. Kebetulan kedua geng itu sudah lama bermusuhan. Tantangan itu pun disambut oleh para pelaku. Akhirnya Geng Sorjum dan Geng BBC sepakat tawuran. Mereka janjian di sekitar Jalan Laksda Adisutjipto Gondokusuman. Setelah terjadi kesepakatan, kedua kelompok ini bertemu di Jalan Laksda Adisucipto, tepatnya depan sebuah hotel.

Selanjutnya, sebagian rombongan pelaku memancing korban di jalan dan sebagian bersembunyi di gang. Saat rombongan korban yakni Geng BBC melintas, para pelaku yang bersembunyi di gang keluar dan langsung menyerang rombongan korban.
Karena kalah jumlah, rombongan korban lantas berusaha melarikan diri ke arah barat. Rombongan pelaku mengejar. Salah satu pelaku menyabetkan gergaji mengenai tangan korban.
Sedangkan korban lainnya yang juga anggota Geng BBC, DR (17) warga Maguwoharjo juga mengalami luka putus otot pada bagian jarinya. Setelah melakukan penganiayaan, rombongan pelaku ini kabur dan berkumpul di salah satu rumah.

Dalam perjalanannya, pelaku membuang senjata tajam yang digunakan untuk membacok ke selokan. Sementara sejumlah korban yang merupakan anggota Geng BBC dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
“Korban dan pelaku ini merupakan satu sekolah yang sama di Yogyakarta. Mereka sejak sebelumnya sudah mempunyai permasalahan. Ini perkelahian antargeng,” kata Kompol Riko. Tak terima kalah tawuran, korban melapor ke polisi. Anggota Polresta Yogya kemudian merespons laporan itu.
Setelah dilakukan penyelidikan selama tiga bulan, akhirnya petugas berhasil mengidentifikasi para pelaku penganiayaan. Berbekal informasi itu, petugas lantas melakukan penangkapan terhadap enam orang pelaku penganiayaan.
“Dua pelaku masih bawah umur, empat lainnya sudah dewasa. Saat ini kita juga masih memburu empat orang pelaku yang berhasil melarikan diri,” pungkasnya. (Shn)

Read previous post:
GEJALA YANG TIMBUL USAI DIVAKSIN RATA-RATA RINGAN-Pusing, Mual, Kesemutan hingga Syok

Close