Datangkan Pemain Bintang, Budget PSS Aman

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Pandemi Covid-19 tampaknya hanya menggelitik badan manajemen PSS Sleman. Saat tim lain tengah kesulitan keuangan menghadapi Piala Menpora yang bergulir akhir Maret mendatang, manajemen malah mendatangkan deretan pemain bintang untuk memperkuat tim. Empat di antaranya, Kim Jeffrey Kurniawan, Fabiano Beltrame, Irfan Jaya, dan Wawan Febrianto berstatus sebagai pemain bintang.

Keempat pemain yang cukup akrab di telinga publik ini didatangkan bersama Fandry Imbari (Madura United), Miswar Saputra (PSM Makassar), Adi Satryo (PSMS Medan), dan eks striker PSIM Yogyakarta Dwi Rafi Angga.

Direktur Utama (Dirut) PT Putra Sleman Sembada (PSS), Marco Gracia Paulo mengatakan kedatangan pemain ini memang jadi bukti bahwa keuangan PSS masih sehat meski dihantam pandemi. Bahkan dilihat dari perencanaan anggaran, biaya yang harus dikeluarkan ke skuad anyar yang dipenuhi para bintang ini lebih terjangkau dari biaya musim lalu. “Bahkan dengan skuad anyar ini budget pemain tahun 2021 ini justru lebih rendah jika dibandingkan dengan bugdet pemain tahun 2020 lalu. Kami percaya jika proses awalnya sudah baik, akan menjadi perjalanan yang menyenangkan dan pasti hasilnya akan dapat dinikmati bersama,” beber Marco.

Adapun delapan pemain baru sudah lama diincar manajemen. Namun momentum menjalin komunikasi lalu negosiasi baru bisa terealisasi sekarang. Bergabungnya para pemain ini diprediksi menaikkan persaingan antarpemain. Kiper utama PSS, Ega Rizky bersaing dengan Miswar dan Adi yang cukup mumpuni di klub masing-masing saat menjaga mistar. Lalu di lini belakang Asyraq Gufron bakal bersaing dengan Fabiano Beltrame memperebutkan satu tempat sebagai palang pintu menemani Aaron Evans andai tembok kokoh asal Australia itu bertahan.

Kim Jeffrey, Irfan Jaya dan Wawan Febrianto juga harus bersaing dengan Wahyu Sukarta, Fitra Ridwan, Jefri Kurniawan dan Irkham Zahrul Milla di lini tengah dan sayap. Sementara itu berkembangnya pemain muda PSS seperti Ocvian Chaniago dan Saddam Emiruddin diprediksi menambah persaingan memperebutkan tempat utama. Marco sendiri mengakui tantangan itu. Bagaimana meramu para pemain lama dengan baru baginya bukan tugas mudah bagi Dejan Antonic namun ia percaya tim pelatih bisa melakukannya.

“Ini dimensi yang sebelumnya belum pernah kami lakukan. Ada pekerjaan rumah yang lebih besar lagi di depan, masih banyak tantangan, bagaimana meramu mereka, bermain sebagai sebuah unit yang solid. Ini jadi pekerjaan lagi di tim kepelatihan. Tapi kami percaya mampu melakukannya dengan dukungan semua pihak,” katanya. (Des)

Read previous post:
KONI DIY Canangkan Posko Satgas Puslatda PON XX

YOGYA (HARIAN MERAPI) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY mencanangkan Posko Satgas Puslatda Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua

Close