Dicueki Pedagang Durian, Oknum Satpam Ngamuk


MLATI (MERAPI)- Sakit hati lantaran dicuekin ketika akan membeli durian, seorang satpam berinisial PW (31) warga Danurejan Yogya mengamuk di Mlati, Sleman. Dia mengeluarkan senjata stik besi kemudian melukai pedagang durian itu. Pelaku pun lantas ditangkap warga dan diserahkan ke polisi.
Kapolsek Mlati Kompol Hariyanto kepada wartawan, Senin (1/3) mengatakan, peristiwa itu terjadi di Jalan Purbaya Dusun Warak Sumberadi, Mlati. Akibat perbuatannya, saat ini pelaku sudah mendekam di sel tahanan Polsek Mlati, Sleman.

Peristiwa itu bermula, ketika pelaku datang untuk membeli buah durian di lapak korban. Namun, pemilik lapak, Merdian saat itu sedang adu argumen dengan pedagang lain, sehingga tidak menghiraukan pelaku saat akan membeli durian.
karena niat membeli tak digubris korban, pelaku pun berang.
“Pelaku mengamuk dan memaki pedagang buah durian itu,” kata Kompol Haryanto. Kanit Reskrim Polsek Mlati Iptu Noor Dwi Cahyanto SH menambahkan, pelaku kemudian mengambil senjata stik besi dan tersimpan di dalam jok motornya. Lalu menghampiri kembali dua pedagang durian yang masih adu argumen.

“Kedua pedagang ini cekcok, gara-gara lapaknya dikencingi orang lain,” ucapnya. Pelaku kemudian mengacungkan stik besi kepada pedagang durian sembari berkata: sopo sing gawe kisruh neng kene, aku kih wong Warak kok malah gawe masalah nang kene. Tak hanya itu, pelaku juga menyabetkan stik besi tersebut ke arah korban.
Warga yang melihat kejadian itu bereaksi. Pelaku pun hampir menjadi bulan-bulan pedagang dan warga. Beruntung anggota kepolisian datang lebih cepat. “Setelah berkata kasar dan mengancam pedagang, pelaku kabur lalu dikejar warga,” beber Iptu Dwi.
Polisi kemudian mengamankan pelaku dan barang bukti digelandang ke Polsek Mlati untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. “Pelaku dijerat UU darurat nomor 12 tahun 1951, atas kepemilikan senjata tajam,” pungkasnya.(Shn)

Read previous post:
Sunaryanta Siapkan Program Sapta Karya

WONOSARI (MERAPI) – Bupati Gunungkidul Sunaryanta akan memajukan dan membangun daerah dengan fokus tujuh strategi dengan sebutan Sapta Karya, yang

Close