Curi 4 Handphone demi Beli Rokok Elektrik

YOGYA (MERAPI)- Seorang juru parkir, AS (22) warga Kleben Kuncen, Wirobrajan, Yogyakarta, nekat mencuri 4 handhone milik penghuni kos di Wirobrajan. Pemicunya, pelaku tak punya uang untuk beli rokok elektrik. Dia pun akhirnya harus berurusan dengan polisi.
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riko Sanjaya SIK kepada wartawan, Jumat (26/2) mengatakan, AS ditangkap setelah mencuri handphone milik Febry Per dan Putra (28) warga yang kos di Kuncen Wirobrajan. Dari penangkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 buah handphone merk Samsung seri Galaxy S7 Edge warna emas. Tiga HP lain sudah dijual pelaku. Hingga saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Polsek Wirobrajan.
“Pelaku ditangkap ketika sedang bekerja sebagai juru parkir di sekitar Jalan Margo Utomo Jetis Yogyakarta,” ujar Kompol Riko Sanjaya kepada wartawan kemarin.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku menjual handphone curian total sebesar Rp 700 ribu dipergunakan untuk membeli rokok elektrik (vapor) beserta cairan isian rokok elektrik (liquid) sebesar Rp 400 ribu.
“Sisanya uang Rp 300 ribu sudah habis dipergunakan oleh pelaku untuk kebutuhan hidup sehari-hari,” katanya.
Diceritakan Kompol Riko, aksi pencurian itu terjadi Selasa (12/1) sekitar pukul 17.30 wib. Awalnya saat itu korban sedang berada di kamar mandi kosnya. Saat mandi, 2 buah handphone korban merk Iphone dan Samsung diletakkan di atas kasur.
Namun naas, saat kejadian pintu kamar korban posisi pintu tidak dikunci. Ketika korban mandi, dia mendengar seseorang tidak dikenal memanggil nama ‘Pak AL’ dan dijawab oleh korban ‘pak AL tidak ada’, kemudian orang itu pergi. Kuat dugaan orang itu adalah pelaku yang tengah mengecek korban.

“Setelah selesai mandi, korban berusaha mencari handphone miliknya yang semula diletakkan di kasur namun sudah tidak ada,” lanjutnya.
Mengetahui hal itu, korban berusaha melakukan pencarian dengan cara menanyakan perihal handphone miliknya yang hilang kepada penghuni kos lainnya. Namun saat itu penghuni lain tersebut menjawabnya dengan tidak tahu. Dan ternyata, dua HP milik penghini kos yang lain juga diketahui raib.
Selanjutnya korban langsung melaporkan ke Polsek Wirobrajan guna lakukan pengungkapan. Polisi yang menerima laporan korban segera melakukan penyelidikan. Rekaman kamera CCTv di sekitar lokasi akhirnya menunjukkan jika pelaku beraksi di kos-kosan. Butuh satu bulan bagi polisi untuk mengidentifikasi pelaku. Akhir pekan lalu, dia akhirnya dibekuk saat bekerja jadi jukir.
“Atas kasus tersebut, tersangka melanggar Pasal 362 KUHPidana dan diancam dengan kurungan pidana kurungan maksimal 5 tahun,” pungkasnya.(Shn)

Read previous post:
PEMKAB KULONPROGO BERDAYAKAN WARGA TERDAMPAK COVID-19-Bangkitkan Ekonomi Keluarga di Pasar Senja

Close