Diserang Gerombolan Klitih, Mahasiswa Masuk RS


YOGYA (MERAPI)- Aksi klitih kembali terjadi di wilayah Kota Yogyakarta. Seorang mahasiswa tersungkur dari motor usai ditendang empat anggota gerombolan klitih di Jalan Kapten Piere Tendean, Yogya, Sabtu (20/2) sekitar pukul 00.11 WIB.
Akibat kejadian ini, korban bernama Ridho (20) warga Wirobrajan Yogya mengalami luka di bagian hidung dan mulutnya. Dia kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan tindakan medis. Hingga Minggu (21/2), polisi masih memburu pelaku aksi sadis itu.
“Karena mengalami luka cukup parah, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ludiro Husada untuk mendapatkan perawatan,” kata Kasubag Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharja kepada wartawan kemarin.
Menurutnya, peristiwa itu bermula saat terduga pelaku yang berjumlah 4 orang mengendarai sepeda motor matik di Jalan Kapten Piere Tendean Yogya. Mereka tampak meresahkan karena berkonvoi sambil memutar-mutarkan gir. Sontak warga yang melihat aksi mereka ketakutan dan kemudian berputar arah.

Sesampainya di depan SD Ketanggungan, terduga pelaku bertemu korban yang tengah naik motor sendirian. Tanpa alasan jelas, pera pelaku menyerang korban. Mereka mencoba mengayunkan gir ke arah korban, namun korban berhasil menghindar. Tak berhenti di situ, para pelaku kembali mengejar korban. Saat jarak sudah dekat, sepeda motor korban berhasil ditendang pelaku hingga mahasiswa ini jatuh tersungkur di jalanan.
“Korban jatuh tersungkur dan mengalami luka cukup parah di bagian hidung dan mulutnya. Korban saat itu keluar untuk mencari makan,” katanya.
Warga yang mengetahui kejadian itu, kemudian berusaha mengejar para terduga pelaku tersebut. Namun para pelaku langsung tancap gas dan berhasil melarikan diri ke arah selatan menuju ke barat arah Sonosewu.
“Untuk sementara kasus ini sudah ditangani oleh Polsek Wirobrajan. Korban masih menjalani perawatan,” kata AKP Timbul.

Kapolsek Wirobrajan, Kompol Endang Sri Widiyanti melalui Humas Aipda Muhammad Asdar juga membenarkan adanya peristiwa tersebut. Asdar menjelaskan korban belum membuat laporan resmi lantaran masih dalam perawatan medis. Meski demikian, polisi tetap melakukan penyelidikan karena aksi pelaku sudah sangat meresahkan.
“Iya betul ada kejadian tersebut. Namun korban belum bisa dimintai keterangan dan juga belum melapor,” pungkasnya.(Shn)

Read previous post:
Keluarga Samin Gelar Doa Untuk Arwah Korban Covid-19

PATI (MERAPI) - Orang Samin di Saliyan Pati, pimpinan Alman Eko Darmo, menggelar kondangan (kenduri) guna mendoakan arwah para korban

Close