Dilempar Molotov, 2 Boks ATM Terbakar


BULAKSUMUR (MERAPI)- Gerai ATM di Jalan Kaliurang Blimbingsari Caturtunggal Depok Sleman dibakar oleh gerombolan orang tidak dikenal, Minggu (21/2) sekitar pukul 03.14 WIB. Pelaku melemparkan molotov hingga membakar 2 boks mesin ATM. Hingga kemarin polisi masih memburu pelaku dan menyelidiki motif aksi teror ini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi para pelaku terekam kamera CCTV di dalam ATM maupun di sekitar gerai ATM. Dalam rekaman CCTV itu, pelaku diduga berjumlah 3 orang mengendarai sepeda motor. Awalnya mereka melewati Jalan Kaliurang dari perempatan Terban ke utara. Sesampainya di gerai ATM kawasan Blimbingsari Caturtunggal, para pelaku menghentikan motor tepatnya di luar pagar ATM.
Satu orang terduga pelaku kemudian masuk dengan cara melompat pagar, sedangkan dua temannya berada di luar mengawasi lokasi sekitar. Saat berada di dekat mesim ATM, pelaku lantas mengeluarkan bom molotov dari balik saku jaketnya.

Dia kemudian menyalakan molotov yang dipegang itu, dan langsung dilemparkan ke mesim ATM. Api langsung berkobar hebat membakar boks ATM. Usai melakukan aksinya, pelaku kemudian meninggalkan lokasi dengan api menyala membakar dua mesin ATM.
Kejadian itu menimbulkan suara ledakan. Satpam yang saat kejadian berada di ruang CCTV mendengar suara ledakan itu. Dia kemudian mencari sumber suara itu. Sesampainya di gerai ATM, saksi melihat api berkobar hebat. Dengan sigap satpam kemudian memprot pemadam api untuk menjinakkan kobaran si jago merah.
Kejadian ini lantas dilaporkan ke petugas Polsek Bulaksumur. Petugas kepolisian yang mendapat informasi itu kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Dari lokasi kejadian, petugas kepolisian mengamankan beberapa barang bukti terkait peristiwa itu. Di antaranya sisa molotov dan juga rekaman kamera CCTV.

Kanit Reskrim Polsek Bulaksumur Iptu Purwanto saat dikonfirmasi wartawan kemarin membenarkan peristiwa itu. Dia mengatakan saat ini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait pelemparan molotov tersebut. Sejumlah saksi juga sudah diperiksa dalam kasus itu.
“Benar adanya peristiwa itu, saat ini masih dalam penyelidikan. Serpihan pecahan botol molotov kita amankan sebagai barang bukti,” jelasnya. Untuk mengejar pelaku, tambah dia, polisi tengah mendalami rekaman kamera CCTV. “Rekaman itu maish kami kembangkan,” pungkasnya.(Shn)

Read previous post:
Kafe dan Perorangan Langgar PPKM Ditindak

SLEMAN (MERAPI) - Satgas Covid-19 Kabupaten Sleman masih menemukan pelaku usaha maupun perorangan yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan selama penerapan

Close