Pemain Senior Bima Perkasa Bantu Pelatih Jaga Mental

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Intensitas latihan di bawah kepala pelatih David Singleton cukup tinggi. Pelatih asal Amerika itu mendorong Indra Muhammad dan kawan-kawan sampai ke batas fisik dan mental ketika latihan pagi dan sore.

David juga mendorong para pemain memperlakukan scrimmage game antarpemain laiknya pertandingan. Sore harinya para pemain dituntut memperbaiki kondisi di gym diselingi sesi diskusi taktikal.

Belum adanya kepastian liga tak membuat para pemain kendor. Mereka melahap tiap menu latihan sesuai ekpektasi David. Sejumlah pemain sempat cedera, sebut saja Galank Gunawan dan Rachmad Febri Utomo yang sempat cedera lutut akibat buruknya lantai di GOR Klebengan, Reza Arfah yang mengalami retak tulang tangan kanan, dan Isman Thoyib yang lepas kuku jari kakinya. Namun cedera tak menghalangi mereka untuk memberikan yang terbaik bagi tim.

“Dari para pemain senior seperti Mas Thoyib, Galank, dan Febri kami sebagai rookie banyak dapat pelajaran. Mereka tidak pernah mengeluh dan kami juga banyak diberi nasihat untuk menyikapi latihan keras ini. Mereka menjaga mental kami juga,” kata David Simeon Lavi Pandjaitan, first pick up Rookie Bima Perkasa.

Rachmad Febri Utomo membenarkan David. Membagi pengalaman dan menjaga psikologis para pemain muda di tengah situasi seperti ini adalah satu dari sekian tugasnya bersama Galank dan Isman Thoyib. Menularkan pengalaman itu bagi Febri tak melulu dengan diskusi atau bicara langsung. “Kami ingin mereka melihat dari apa yang pemain senior lakukan. Kalau dalam pendidikan mungkin istilahnya andragogi,” sambung Febri.

Begitu pula Isman Thoyib. Pemain yang telah mengoleksi tujuh cincin juara liga pro ini kerap memberi contoh lewat perilakunya. Thoyib menjadi pemain pertama yang hadir di lapangan sekaligus terakhir yang lepas sepatu. Begitu pula ketika latihan sore di gym. Pemilik nomor 34 ini jadi pemain pertama dan terakhir yang pulang.

“Saya terbiasa untuk seperti itu dari dulu ketika pertama main basket sampai sekarang. Tidak ada yang berubah sama sekali dan saya harap bisa menularkannya ke pemain muda,” tambah Thoyib.

Hingga saat ini pihak IBL sendiri belum bisa menentukan venue menggulirkan liga, apakah di Kepala Gading Jakarta atau di Cisarua. Izin dari kepolisian juga belum didapat. Namun, andai liga jadi digelar, para rookie yang telah ditempa latihan berat dari David Singleton mengaku siap menjalaninya. “Kami yakin bisa. Pemain senior dan pelatih terus mengingatkan sekaligus menaikkan kualitas kami.  Lalu kami punya manajer tim yang sudah kami anggap sebagai Ibu sendiri, yang begitu perhatian dan itu melecut semangat kami,” tambah David Simeon. (Des)

Read previous post:
Daun Murbei Musuh Darah Tinggi

SEBAGIAN tanaman berkhasiat obat bisa rutin berbuah. Bagian buahnya pun enak dikonsumsi serta diyakini mempunyai khasiat kesehatan. Bahkan selain buahnya,

Close