Sebulan Bisnis Pil Koplo, Pemuda Pengangguran Ditangkap


YOGYA (MERAPI)- Dua orang pemuda berinisial HP (18) dan AS (18) warga Pringgokusuman, Gedongtengen, Yogyakarta diamankan polisi gara-gara mengedarkan pil koplo jenis Yurindo. Mereka mengaku baru sebulan berbisnis narkoba karena terdesak kebutuhan hidup.
Dalam penangkapan itu, petugas juga menyita barang bukti 295 butir pil Yarindo. Kedua pelaku hingga saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polsek Gedongtengen, guna mengungkap jaringan besar di atasnya.
Kapolsek Gedongtengen Kompol Khundori saat dikonfirmasi wartawan Kamis (18/2) membenarkan peristiwa penangkapan itu. Menurutnya, kedua pelaku ditangkap di tempat berbeda, berikut barang bukti masing-masing.
“Pelaku HP ditangkap Selasa (16/2) pukul 17.30 WIB, di Samping Pos Ronda Kampung Pringgokusuman. Sedangkan AS ditangkap pukul 18.30 WIB, di rumahnya,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, pengakuannya pelaku menjadi pengedar Pil Yarindo sudah sejak satu bulanan. Hasil penjualan digunakan untuk bersenang-senang dan mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Kompol Khundori menambahakan, dari pengakuan pelaku, mereka membeli pil tersebut dari seseorang yang mengaku bernama DT di daerah Prambanan. Setelah barang didapat, kedua pelaku kemudian menjualnya kembali.
“Pelaku ini menjual pil kolo dalam bentuk paket kecil berisi 10 butir. Pengakaunya baru sebulan, tapi masih kita dalami pengakuan pelaku,” jelasnya.
Atas kasus ini, kedua pelaku harus mendekam di dalam ruang tahanan Polsek Gedongtengen. Mereka terancam pasal 196 UU RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana 10 tahun atau denda 1 Miliar.(Shn)

Read previous post:
Garam Jaga Nafsu Makan Domba

Close