BANK BPD DIY BIMA PERKASA – David Singleton Rutin Ajak Diskusi Pemain

Rookie Bima Perkasa Samuel Devin (kiri) berdiskusi dengan David Singleton dan asisten pelatih Kartika Siti Aminah. (HARIAN MERAPI-SWADESTA ARIA WASESA)

SLEMAN (HARIAN MERAPI) – Pelatih Bank BPD DIY Bima Perkasa, David Singleton, punya cara mempertajam naluri dan mental para pemain di tengah pandemi. Pelatih berusia 33 tahun asal Amerika itu rajin mengajak Isman Thoyib dan kawan-kawan diskusi selain mempertebal kemampuan mereka lewat gim internal.

Pendekatan yang dilakukannya secara personal dan komunal. David percaya bahwa psikis pemain harus terus dijaga di tengah ketidakpastian kompetisi IBL. “Kalau komunal setidaknya satu minggu sekali kami bikin sesi video, mengevaluasi gerakan individu atau game plan. Apakah efektif atau tidak. Di sana kami bahas sama-sama. Buat kami diskusi sangat penting,” kata David kepada Harian Merapi, Jumat (5/2).

Sementara untuk personal, David juga kerap berdiskusi dengan banyak pemain di luar latihan lapangan dan sesi video. Misalnya saja para rookie yang belum punya banyak pengalaman di level basket profesional.

Avin Kurniawan, rookie Bima Perkasa asal Bantul, membenarkan metode David tersebut. “Metode dia cocok, kami sebagai rookie dipermudah belajarnya. Mau taktik atau strategi, semuanya bisa diskusi, jadi enggak satu arah. Kami sangat menikmati ini,” kata Avin.

Tidak hanya untuk pemain, pelatih yang sudah melatih klub di liga profesional tiga benua itu juga membuka diri terhadap pegiat sekaligus para pelatih di Yogyakarta. Sabtu (6/1) malam nanti dia akan berbagi trik dan tips taktik dan strategi defense bola basket ke Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) DIY dan pelatih. “Salah satu materinya itu identifikasi tim dan pemain. Dari sana baru bisa kita lihat diskusi seperti apa yang dibutuhkan oleh tim atau karakter yang ingin dibangun,” tambah David.

Saat ini tim terus latihan bersama untuk menjaga kualitas dan kondisi. Tiap pekan manajemen dan tim pelatih sepakat untuk menggelar scrimmage game antarpemain. Keputusan ini sesuai dengan keinginan pendiri sekaligus presiden klub dr Edy Wibowo yang mau peak performance pemain terus terjaga saat kompetisi belum jelas. Tentang dibukanya diskusi antara Kemenpora, Perbasi, IBL, dan kepolisan yang diartikan banyak media sebagai lampu hijau kompetisi, manajer Bima Perkasa menegaskan masih menunggu informasi resmi dari penyelenggara liga.

“Sesuai dengan arahan presiden klub, kita terus menunggu informasi resmi dari penyelenggara liga. Yang pasti kami akan mendukung penuh (keputusan) selama itu tidak memberatkan para peserta liga,” beber manajer Bima Perkasa Dyah Ayu Pratiwi. (Des)

Read previous post:
Masa Jabatan RT/RW di Kota Yogya Diperpanjang Enam Bulan

Close