Emosi Ditegur, Tikam Karabat Pakai Pisau Dapur


YOGYA (MERAPI)- Gara-gara emosi dan tidak terima diingatkan saat ribut dengan istrinya, PS (39) warga Blunyahrejo, Karangwaru, Tegalrejo, Yogyakarta nekat menikam kerabatnya menggunakamn pisau dapur. Korban tersungkur dan harus dilarikan ke rumah sakit. Polisi bertindak cepat meringkus pelaku di rumahnya.
Aparat Polsek Tegalrejo, Yogya sudah resmi menahan pelaku, Rabu (3/2). Akibat kejadian itu korban Cahyo Nugroho Budi (36) mengalami luka tusuk pada bagian perut dan telapak tangan.
“Pelaku kita jerat dengan Pasal 351 ayat (2) tentang penganiayaan dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara,” ujar Kapolsek Tegalrejo Kompol Supardi kepada wartawan kemarin.

Dikatakan Kompol Supardi, peristiwa penganiayaan terjadi Senin (25/1) malam lalu. Awalnya pelaku dalam kondisi mabuk pulang ke rumah. Baru beberapa saat sampai di rumah, pelaku hendak pergi lagi dengan menggunakan sepeda motor.
Namun oleh istrinya yang sedang mengandung, dia dilarang pergi dengan alasan membahayakan karena dalam kondisi mabuk. Nampaknya pelaku emosi ditegur istrinya. Dia tidak terima diingatkan. Puncaknya, pasangan suami istri ini pun kemudian terlibat adu mulut.
Melihat kejadian itu, anak pertama korban yang berusia 15 tahun kemudian lari ke pos ronda tidak jauh dari rumah untuk meminta pertolongan. Di sana dia mendapati kerabatnya, Cahyo yang tengah nongkrong. Mengetahui hal itu, korban dan teman-temanya mendatangi rumah pelaku untuk melerai cekcok suami istri itu.

“Setelah sampai di rumah, korban berusaha melerai karena sudah malam. Tapi pelaku ini tetap tidak mau diingatkan,” ucapnya.
Korban pun emosi karena pelaku tak bisa dikendalikan. Dia kemudian melakukan pemukulan terhadap pelaku. Mendapat serangan itu, pelaku bereaksi. Dia mengambil pisau dapur yang berada di meja tidak jauh dari lokasi dan langsung menusukkan ke perut korban.
Korban tak bisa menghindar. Akibatnya korban mengalami luka tusuk pada bagian perut dan tangannya. Korban ambruk tidak berdaya dengan darah mengucur deras. Dia kemudian dilarikan ke rumah sakit.
Usai kejadian itu, warga langsung membawa pelaku ke kantor polisi. “Pelaku ditetapkan jadi tersangka. Awalnya ada mediasi antarkeluarga namun buntu hingga pelaku ditahan polisi,” ujar Kompol Supardi.(Shn)

Read previous post:
Prima Founder Records Siapkan Program Streaming Baru di 2021

YOGYA (MERAPI) - Prima Founder Records tengah jadi perhatian masyarakat pada saat ini. Aktivitas label di Kota Yogyakarta tersebut tak

Close