PENJAHAT BERAKSI DI LERENG MERAPI-Kunci Tertinggal, Motor Raib Digondhol Maling


PAKEM (MERAPI)- Nasib apes dialami Ahmad Yusril Karim warga Jamblangan, Purwobinangun, Pakem. Bagaimana tidak, ia harus kehilangan motornya saat ditinggal bertamu di rumah temannya di kampung Tritis, Pakem, Minggu (31/1) kemarin. Motor dibawa kabur pelaku karena korban lalai meninggalkan kunci masih menancap.
Akibat kejadian tersebut korban kehilangan sepeda motor Honda Beat AB 422 HK. Usai kejadian korban langsung melapor ke Polsek Pakem dan kasus pencurian sepeda motor ini saat ini masih dalam penyelidikan.
Kapolsek Pakem Kompol Chandra Lulus Widiantoro, melalui Kanit Reskrim AKP Hadi Purwanto saat dikonfirmasi, Senin (1/2) membenarkan peristiwa itu. Pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa korban dan saksi-saksi.

“Saat ini masih dalam proses penyelidikan, semoga dalam waktu dekat pelakunya segera tertangkap,” kata AKP Hadi.
Diceritakan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (31/1) sekira pukul 11.30 WIB. Awalnya, sekira pukul 09.30 WIB, korban sedang berkunjung ke rumah temanya Heru Susanto di Dusun Tritis, Purwobinangun, Pakem.
Saat itu korban sendirian datang dengan mengendarai sepeda motor dan kendaraan itu diparkir di halaman rumah. Setelah memastikan sepeda motor aman, korban kemudian masuk ke rumah Heru untuk berbincang-bincang.
“Saat sudah di parkirkan, kunci kontak tidak dilepas oleh korban. STNK kendaraan juga berapa di dalam jok sepeda motor tersebut,” tandasnya.

Setelah korban berada di dalam rumah sekitar 30 menit, dia bermaksud akan pulang. Namun ternyata sepeda motor sudah tidak ada di tempat. Korban berusaha melakukan pencarian di sekitar rumah namun tak juga ditemukan.
Sadar menjadi korban pencurian, dia kemudian melapor ke Polsek Pakem. Mendapati adanya laporan, petugas langsung lakukan penyelidikan. “Kuat dugaan, tersangka berjumlah 2 orang, kami berusaha untuk menangkapnya,” ucapnya.
Guna menghindari kejadian serupa, AKP Hadi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat meninggalkan sepeda motornya. “Meski hanya sebentar, jangan tinggal kunci motor, karena bisa menjadi incara pelaku kejahatan,” pungkasnya.(Shn)

Read previous post:
Bantu Warga Isoman, Pemda DIY Jangan Lepas Tangan

Close