DIGELAR SESUAI PROTOKOL KESEHATAN -108 Advokat Peradi Disumpah

Advokat anggota Peradi di wilayah hukum Pengadilan Tinggi DIY saat mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Advokat anggota Peradi di wilayah hukum Pengadilan Tinggi DIY saat mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

YOGYA (MERAPI) – Sebanyak 108 advokat anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) di wilayah hukum Pengadilan Tinggi DIY mengikuti pengambilan sumpah atau janji advokat di Hotel Ambarrukmo Yogya, Rabu (27/1).

Sebelum mengikuti pengambilan sumpah atau janji, para advokat dilantik sebagai anggota Peradi.
Pengambilan sumpah atau janji advokat dilakukan langsung Ketua Pengadilan Tinggi DIY tersebut dilakukan sesuai protokol kesehatan. “Pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji dilaksanakan secara bergelombang sesuai dengan protokol kesehatan dan semua peserta yang akan mengikuti diwajibkan swab antigen,” ujar Ketua DPC Peradi Kota Yogyakarta, M Irsyad Thamrin SH MH kepada wartawan di sela-sela acara.

Dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah advokat berjalan lancar. Dalam pelaksanaan tersebut dibagi dalam empat gelombang yang dilaksanakan sesuai standar pihak hotel maupun pengadilan tinggi.
Sebelum dilantik dan diambil sumpah atau janji, para advokat harus memenuhi segala persyaratan yang dibutuhkan. Selain telah mengikuti magang di kantor advokat selama 2 tahun, para advokat anggota Peradi sudah mengikuti ujian advokat dan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA).

Sehingga advokat yang dilantik dan diambil sumpah atau janji memiliki kualifikasi maupun standar dalam memberikan bantuan hukum dan jasa hukum. Dengan bertambahnya advokat di wilayah Pengadilan Tinggi DIY ini akan lebih membuka akses keadilan bagi masyarakat.

“Kami meyakini dalam persaingan advokat dengan standar dan kualifikasi yang telah diterapkan dalam pendidikan oleh Peradi harapannya bisa bersaing dan memiliki daya saing dibanding advokat lain. Dengan standar kode etik diharapankan bisa menegakkan marwah dan martabat advokat,” tegas Irsyad Thamrin. (Usa)

Read previous post:
SAAT MENGECEK KABEL- Kakek Tewas Tersengat Listrik

WONOSARI (MERAPI)- Nasib naas menimpa kakek Diyardjo (80) warga Padukuhan Natah Kulon, Kalurahan Natah, Kapanewon Nglipar, Gunungkidul Rabu (27/1) pagi.

Close