Ibu Rumah Tangga Laporkan Oknum PNS ke Polisi

SLEMAN (MERAPI)- Seorang PNS di Klaten, YH dilaporkan seorang ibu rumah tangga, Prameswari (43) warga Prambanan, Klaten ke Polres Sleman, Jumat (22/1). Pemicunya, YH diduga menggelapkan sertifikat tanah milik korban dalam suatu perjanjian utang-piutang.
“Setelah merasa ditipu, akhirnya saya melaporkan ke Polres Sleman. Saya baru berani melapor karena takut,” ucapnya di Mapolres Sleman kemarin. Prameswari menjelaskan, pelaporan tersebut terkait dugaan penipuan oleh YH. Dia mengatakan tahun 2013 lalu meminjam uang kepada YH sebesar Rp 257 juta.

Sebagai jaminan, korban menyerahkan sertifikat tanah seluas 242 meter dan bangunan miliknya yang berlokasi di daerah Kalasan Sleman. Diperkirakan tanah itu senilai Rp 800 juta. Saat itu, sertifikat dalam penguasaan YH.
Saat menyerahkan jaminan, Prameswari juga menandatangani beberapa lembar kertas kosong. Di mana surat itu akan digunakan sebagai bukti bahwa tanah dan rumah sudah dijaminkan kepada terlapor YH.
Selanjutnya, korban berusaha menghubungi YH untuk meminta agar sertifikat tanah yang dipinjamkan sebagai jaminan utang dikembalikan. Namun, YH mengatakan bahwa sertifikat sudah dibalik nama atas nama dirinya.
Korban merasa tidak pernah memberikan dan menyetujui tanah tersebut untuk pembayaran utangnya sesuai kesepakatan awal. “Pasalnya sertifikat tanah hanya dititipkan sebagai jaminan utang saja,” ujarnya. Atas dasar itulah korban kemudian melapor ke Polres Sleman.
Terkait laporan tersebut, Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah SIK mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Laporan masih proses penyelidikan karena baru dilaporkan beberapa hari lalu,” pungkasnya.(Shn)

Read previous post:
Usai Berpesta di Yogya, 4 Perampok Uang Rp 563 Juta Ditembak

Close