Demi Ikan Hias, Pelajar Curi 2 Motor

PAKEM (MERAPI)- Di masa pandemi corona saat ini, ikan hias menjadi tren yang digandrungi sebagian kalangan. Termasuk dua remaja di Sleman. Gara-gara ngebet beli ikan hias tapi tak punya uang, kedua remaja itu, salah satunya berstatus pelajar yakni DT (21) dan AP (18) warga Plaosan, Tlogoadi, Mlati, Sleman nekat mencuri motor di sebuah penginapan wilayah Pakem, Sleman. Dua hari diburu polisi, keduanya dibekuk dan langsung ditahan di Polsek Pakem, Rabu (20/1). Ternyata, mereka sudah dua kali nyuri motor.
Mereka terancam dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Kapolsek Pakem Kompol Chandra Lulus Widiantoro didampingi Kanit Reskrim AKP Hadi Purwanto SH dan Panit I Reskrim Ipda Lilik Mulyadi SH saat dikonfirmasi wartawan kemarin membenarkan peristiwa tersebut. “Satu pelaku ditangkap di Jalan Kaliurang dan satu pelaku di rumahnya,” beber AKP Hadi Purwanto, kemarin.

Dikatakan, pencurian itu bermula saat korban Yuli Triatmoko (33) asal Kolodanan Bligo Ngluwar Magelang, datang ke sebuah penginapan di Pakem pada Senin (18/1). Setelah memarkirkan sepeda motor, korban bersama temannya masuk ke penginapan.
Namun naas, saat malam harinya, penjaga penginapan memberitahu korban kalau motor Honda Genio miliknya tidak ada di parkiran. Korban lantas mencari ke sekeliling penginapan dan ternyata memang tak ada. Dia langsung melapor ke Polsek Pakem guna penyelidikan lebih lanjut.
“Penjaga penginapan itu mengira kalau korban sudah balik, karena motor tidak ada. Tapi setelah dicek ke kamar ternyata masih ada,” katanya.

Mendapat laporan itu, ujar Hadi, petugas kemudian melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi dan olah TKP. Termasuk mengecek rekaman CCTV penginapan. Hasilnya, petugas berhasil melacak motor itu yang kemudian diketahui berada di wilayah Mlati, Sleman. Polisi langsung mencari motor it dan berhasil mendapatinya dalam penguasaan kedua pelaku di Tlogoadi, Mlati. Mereka pun langsung mengaku dan kemudian digelandang ke Mapolsek Pakem.
“Dua pelaku dibekuk Selasa (19/1) kemarin. Selain mengamankan pelaku, kami juga menyita sepeda motor sebagai barang bukti,” kata Hadi. Dia menambahkan, usai dilakukan pemeriksaan, ternyata pelaku juga mengaku mencuri motor di tempat lain. Terpatnya pada Sabtu (16/1), mereka mencuri sepeda motor Yamaha Mio Z di penginapan lain wilayah Pakem.
“Dari hasil pengembangan, pelaku telah mencuri dua sepeda motor di penginapan wilayah Pakem. Sasarannya penginapan, karena dengan mudah masuk ke parkiran dan membawa kabur,” tandasnya. Kendati demikian, saat ini petugas masih mencari satu orang joki sepeda motor yang mengatar pelaku DT ke lokasi pencurian pertama. “Dua TKP yang menjadi eksekutor DT, satu orang joki TKP pertama masih DPO,” kata AKP Hadi.

Menurut AKP Hadi, dalam menjalankan aksinya pelaku datang ke lokasi berboncengan dengan sepeda motor. Setelah mendapatkan sasaran, pelaku lantas mesuk ke parkiran dan mengambil motor yang tidak dikunci stang.
“Setelah berhasil membawa keluar parkiran, selanjutnya motor di-step dan dibawa pulang. Motor belum sempat dijual,” jelasnya. Kepada polisi, tersangka DT mengaku nekat mencuri sepeda motor karena ingin membeli ikan hias jenis channa maru tapi tak punya uang. “Rencana motor akan saya jual untuk beli ikan channa maru, saya menyesal sudah mencuri,” pungkasnya.(Shn)

Read previous post:
TEBING BATU LONGSOR TIMPA 3 RUMAH DI DLINGO-Selamatkan Istri, Tahan Lemari Ambruk Pakai Punggung

Close