Keluyuran Malam, 2 Pelajar Rampas Handphone Warga

SLEMAN (MERAPI)- Dua orang pelajar berinisial FV (17) warga Argomulyo, Sedayu, Bantul dan AT (15) warga Keparakan, Mergangsan Yogyakarta diamankan oleh aparat Polsek Moyudan, Sleman, Rabu (13/1). Mereka terlibat kasus perampasan handphone milik Edi Rusriyanto (56) warga Sumbersari Moyudan. Peristiwa tersebut terjadi Sabtu (2/1) Pukul 22.30 WIB, di Jembatan Sukoeno Madean, Moyudan.
Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah SIK saat dikonfirmasi Jumat (15/1) membenarkan peristiwa itu. Dia menjelaskan saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Moyudan.
“Polres hanya backup, yang menangani Polsek Moyudan. Kedua pelaku berstatus masih pelajar,” beber AKP Deni.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian 1 buah handphone merk oppo A37 yang dibawa kabur oleh pelaku. Tidak hanya itu, korban juga mengalami luka lecet pada kedua sikut tangan dan kedua dengkul kakinya. Dikatakan, sebelum kejadian awalnya korban sedang memancing di sekitar Jembatan Sukoeno Moyudan sambil memainkan handphone. Tidak lama kemudian, kedua pelaku datang dengan sepeda motor.
Mereka berhenti di lokasi di mana korban sedang memancing. Guna melancarkan aksinya tersebut, pelaku kemudian berpura-pura menanyakan alamat jalan ke arah Wates, Kulonprogo.
Saat melihat korban lengah, salah satu pelaku dengan cepat mengambil handphone milik korban. Setelah berhasil mendapatkan handphone dari tangan korban, kedua pelaku selanjutnya melarikan diri ke arah timur.
“Saat pelaku akan melarikan diri, korban berusaha mencegah dengan cara memegangi sepeda motor yang dikendarai pelaku, hingga korban terseret dan jatuh. Selanjutnya pelaku berhasil melarikan diri,” katanya. Usai kejadian itu, korban lantas melaporkan ke pihak kepolisian terdekat.

Mendapat laporan itu, Satreskrim Polres Sleman dan Polres Moyudan melakukan penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi. “Dari hasil penyelidikan berupa pengecekan rekaman CCTV sekitar lokasi kejadian, akhirnya Rabu (13/1), kedua pelaku berhasil diamankan,” tandasnya.
Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Honda Vario warna hitam yang digunakan pelaku untuk lakukan kejahatan. Kemudian jaket dan pisau milik kedua pelaku. Atas perbuatannya kedua pelaku terancam Pasal 365 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. “Karena pelaku masih bawah umur, mereka diproses sesuai dengan peradilan anak,” pungkasnya.(Shn)

Read previous post:
Pameran Bonsai Terapkan Protokol Kesehatan

KEGIATAN terkait hobi banyak diyakini mampu mendukung imunitas tubuh. Suatu hal menggembirakan, bagi komunitas Rawa Kalibayem Bonsai (RKB) Ngestiharjo Kasihan

Close