KONI DIY: Puslatda Jalan Terus dengan Protokol Ketat

YOGYA (HARIAN MERAPI) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY tidak menyetop Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) meski saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) tengah melaksanakan instruksi pemerintah untuk mengetatkan aktivitas hingga 25 Januari mendatang. Ketua Umum (Ketum) KONI DIY, Djoko Pekik Irianto menjelaskan instruksi tersebut hanya berupa pengaturan dan pengetatan, bukan pelarangan. Sehingga para atlet dalam Putlasda DIY PON XX kini masih berlatih, namun dengan protokol kesehatan yang dua kali lebih ketat dari sebelumnya.

“Puslatda jalan terus dengan protokol kesehatan yang lebih ketat dari sebelumnya terutama untuk cabor <I>game<P> atau permainan, beregu, karena kami tidak ingin ada klaster dari sana,” kata Djoko Pekik kepada <I>Merapi<P>, Senin (11/1) malam.

Sementara untuk cabor-cabor individu, KONI DIY telah mengatur program terencana agar mematuhi protokol kesehatan dengan tidak kalah ketatnya. Selain memberi lampu hijau untuk Puslatda, KONI DIY juga mengimbau masyarakat agar mengatur secara ketat aktivitas olahraga. Selaku Ketua Asosiasi Profesor Keolahragaan Indonesia (Apkori), Djoko Pekik turut berpesan agar masyarakat juga harus meningkatkan kewaspadaan ketika melakukan segala aktivitas di tengah situasi pandemi saat ini.

“Euforianya dijaga, jangan sampai karena saking semangatnya melupakan protokol yang ketat itu. Dalam situasi seperti ini tentu harus tetap berhati-hati betul. Apalagi ada informasi tentang second wave (Covid-19). Sehingga pengaturan juga tetap harus dilakukan sebaik baiknya. Jadi tidak boleh kemudian abai,” sambung Djoko Pekik. (Des)

Read previous post:
Pulang dari Hadroh, Nur’aini Dianiaya Pria Tak Dikenal

Close